Nasir Djamil Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI Kepada Masyarakat Aceh Tamiang

Nasir Djamil sengaja keliling Dapil 2 Aceh untuk terus menyosialisasikan empat pilar dalam kehidupan bermasyarakat yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara
Anggota DPR RI M Nasir Djamil
Anggota DPR asal Aceh Nasir Djamil

ACEHSATU.COM | Kuala Simpang – Nasir Djamil sosialisasikan Empat Pilar MPR RI Kepada masyarakat Aceh Tamiang. Anggota DPR RI Muhammad Nasir Djamil melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Aceh Tamiang tentang empat pilar MPR RI serta mengingatkan pemerintah pusat,

Provinsi maupun daerah kabupaten agar benar-benar menjalankan butir-butir yang terkandung dalam Pancasila dari sila kesatu hingga kelima, sehingga Pancasila itu menjadi inspirasi bagi setiap warga negara.

“Jadi Pancasila itu benar-benar modal bagi kita untuk membangun persatuan dan kesatuan,” kata Nasir Djamil usai acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aceh Tamiang pada Minggu sore.

“Bahwa Pancasila itu merekatkan perbedaan bukan justru menceraikan perbedaan yang ada di dalam kehidupan kita,” lanjut Nasir Djamil yang juga politisi PKS yang diisukan sebagai calon Gubernur Aceh 2024.

Nasir Djamil sengaja keliling Dapil 2 Aceh untuk terus menyosialisasikan empat pilar dalam kehidupan bermasyarakat yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Sosialisasi 4 pilar MPR RI yang digelar di Markas DPD PKS Kabupaten Aceh Tamiang ini dihadiri ratusan masyarakat termasuk dari simpatisan PKS.

Nasir Djamil mengatakan inti dari sosialisasi empat pilar ini yaitu tentang kesadaran berbangsa dan bernegara, karena setiap warga negara bisa mengamalkan, menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan berdampingan warga masyarakat dan bernegara.

Anggota Komisi III DPR RI ini menyinggung ada segelintir orang mencoba melobi menjumpai beberapa orang ingin merubah atau merevisi Undang-Undang tentang Perkawinan.

Mereka itu diketahui dari kelompok-kelompok sekuler dan ateis coba merubah itu (UU) dengan mengatasnamakan Hak Asasi Manusia (HAM) .

“Sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa, jadi Pancasila menunjukkan bahwa secara aturan yang dibuat oleh pembentuk Undang-Undang yang bertentangan dengan nilai-nilai Ketuhanan wajib di tolak,” tegas Nasir Djamil.

Selesai acara di Aceh Tamiang selanjutnya M Nasir Djamil bersama tim-nya bergerak ke Kota Langsa untuk melaksanakan kegiatan serupa yaitu sosialisasi Empat Pilar MPR RI.