oleh

Mulai dari Siaran Langsung sampai Ziarahi Makam Pendiri Kerajaan Islam Peureulak: Ini Aktifitas Lengkap Ustaz Somad Tutup 2018 di Aceh

-Liputan Khusus-78 views

ACEHSATU.COM | LANGSA – Mengakhiri tahun 2018 Masehi, penceramah kondang asal Provinsi Riau Ustaz Abdul Somad, Lc. MA lakukan berbagai kegiatan cukup padat di Aceh wilayah Timur, mulai dari siaran langsung sampai ziarahi makam pendiri Kerajaan Islam Peureulak.

Di Kota Langsa, Ustaz Somad mengisi  Tausiah “Indonesia Bertasbih” dalam rangka memperingati 14 tahun musibah Tsunami Aceh yang ditayangkan langsung oleh tv swasta, mengisi kuliah subuh di Idi, menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, bahkan berkesempatan berziarah di makam ulama besar Aceh di Peureulak, Aceh Timur.

Kegiatan zikir, dan tausiah ustaz Abdul Somad di akhir tahun 2018 dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Langsa pada Senin (31/12/2018) malam dengan mengusung tema ‘Keutamaan Menghargai dan Mengingat Waktu’.

Secara umum tiga tema besar yang disampaikan Ustaz Somad di Aceh yakni, tausiah terkait Tsunami Aceh, materi ceramah keutamaan menghargai dan mengingat waktu, serta zikir dalam ikatan seluruh agenda “Indonesia Bertasbih”.

Kenang Bencana Tsunami, UAS Sampaikan Nasihat Memanfaatkan Waktu

Mengawali mengisi tausiah, UAS mengaku sangat bangga dengan dilaksanakannya kegiatan zikir pada malam pergantian tahun baru di Kota Langsa yang sekaligus memperingati 14 tahun bencana tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 silam.

“Saya bangga sekali malam ini, karena tidak ada suara petasan, tidak ada kembang api dan tidak ada hura-hura pada malam pergantian tahun baru di Kota Langsa, semua masyarakat berkumpul, memanfaatkan waktu yang ada hanya untuk berzikir bersama mengingat Allah dan mendengarkan tausiah agama,” puji Ustad Abdul Somad.

“Malam ini kita berkumpul di sini, untuk saling mengingatkan agar kita tidak tergolong orang-orang yang menjadi penghuni neraka jahir,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak seluruh masyarakat agar tidak lagi mengisi malam pergantian tahun atau menyambut tahun baru dengan perbuatan dosa.

Dirinya juga menasihati agar masyarakat meninggalkan kegiatan yang sia-sia atau perbuatan yang dapat mengundang murka Allah, seperti hura-hura, berjoget ria, membakar petasan, kembang api dan berkumpul muda-mudi dengan yang bukan muhrimnya serta pesta minuman keras dan mengkomsumsi narkoba.

Suasana ribuan jamaah peserta tausiah Indonesia Bertasbih jelang pengakhir tahun 2018 di Kota Langsa. FOTO: Jamil Gade by phone.

Ustaz Abdul Somad juga mengajak masyarakat dan generasi muda muslim untuk dapat memanfaatkan waktu yang ada dan mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat supaya mendapat ridhai Allah SWT, karena waktu yang telah berlalu, peristiwa yang telah dialami tidak mungkin akan kembali lagi.

“Ini saatnya kita bangkit, untuk mengisi waktu tersebut dengan baik, hari ini kita dipertemukan, besok dan lusa mungkin kita sudah tiada, waktu tidak dapat diputar kembali, walaupun satu detik,”.

Walaupun satu menit, walaupun satu jam, walaupun satu hari, yang telah lalu tak dapat terulang kembali, jadi pergunakanlah waktu sebaik-baiknya, serta mengisinya dengan hal-hal yang bemanfaat seperti membaca Al-Quran dan berzikir,” ajak UAS.

“Allah menegaskan kepada kita, betapa waktu yang diberikan di dunia ini kepada setiap manusia adalah waktu yang amat sangat terbatas dan ingatlah kelak Allah akan meminta pertanggungjawaban tentang bagaimana kita memanfaatkan waktu tersebut,” ucapnya.

Siaran Langsung TV Nasional

Acara yang Indonesia Bertasbih dipandu oleh presenter Agung Izzulhaq dari Jakarta dan disiarkan Langsung oleh TV One yang merupakan salah satu stasiun TV swasta yang selama ini sangat aktif menayangkan konten-konten Islami.

Tayangan juga diisi ceramah dari Ustaz H. Habiburrahman El-Shirazy, Lc. Pg.D dari Semarang dan Al Ustadz H. Hasrul Aidil, Lc, MA dari Banda Aceh.

Tv swasta meliput langsung ceramah Ustaz Abdul Somad di Langsa, 31 Desember 2018 malam. FOTO: Ratno Sugito.

Serta dimeriahkan dengan zikir akbar yang dibawakan oleh Imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, H Jamhuri Ramli, Lc. MA dan Majelis Zikir Azzabidi dari Kota Langsa.

Kemudian, Ustad Abdul Somad juga mengajak orang-orang yang telah berbuat dosa atau bermaksiat kepada Allah untuk segera bertobat.

Ia menganjurkan memohon ampun kepada Allah dan kembali ke jalan yang benar serta memperbanyak amal ibadah kepada Allah sebelum ajal tiba.

“Karena kematian akan menjemput kita di setiap saat, oleh sebab itu perlu persiapan dalam menghadapi kematian dengan cara memperbanyak amal ibadah kepada Allah,” paparnya.

“Maka bertobatlah sebelum malaikat datang maut mencabut nyawa, karena kapan saja dan di mana saja bisa mati, yang dibawa pada saat kita telah mati hanyalah iman dan amal sholeh serta ilmu yang bermanfaat,” ucap UAS.

Pantauan ACEHSATU.com, ribuan warga yang datang dari berbagai tempat di Kota Langsa dan sekitarnya memadati Lapangan Merdeka untuk mendengarkan langsung tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad.

Suasana UAS saat siaran langsung Indonesia Bertasbih malam akhir tahun 2018. FOTO : Ratno Sugito

Sejumlah pejabat juga turut hadir di acara tersebut seperti,  Wali Kota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE dan Wakil Wali Kota Langsa Dr Marzuki Hamid, Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis serta Ketua DPRK Langsa Burhansyah, SH dan unsur terkait lainnya.

Sebelumnya, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah, dalam sambutannya mengatakan, tausyiah dan zikir bersama Ustadz Abdul Somad, yang di gelar ini, sebagai refleksi untuk mengenang kembali korban bencana Tsunami di Aceh yang terjadi 14 tahun yang lalu.

Pada kesempatan tersebut Tgk. Usman Abdullah, juga mengucapkan terima kasih kepada  Ustaz Abdul Somad yang bersedia memberi tausiah di Kota Langsa, kegiatan ini sudah kita laksanakan selama 6 tahun berturut turut, dan ini sudah menjadi rutinitas di setiap menjelang pergantian tahun baru.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah diapit Ustaz Abdul Somad dan Habiburrahman El-Shirazy di Lapangan Kota Langsa saat malam Indonesia Bertasbih, penyampaian tausiah peringatan 14 tahun Tsunami Aceh. FOTO: Jamil Gade by phone.

Selanjutnya Tgk. Usman Abdullah juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Langsa atas partisipasi dan dukunganya, sehingga acara tabligh akbar dan zikir bersama dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar.

Isi Kuliah Subuh di Aceh Timur dan Ziarahi Makam Pendiri Kerajaan Islam Peureulak

Sebelumnya, pukul 06.00 WIB, Ustaz Abdul Somad, Lc, MA mengisi Kuliah Subuh di Mesjid Agung Darusshalihin, Idi, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin (31/12/2018).

Kemudian setelah selesai kuliah subuh di Idi, Ustaz Abdul Somad beserta rombongan melanjutkan perjalanannya ke Peureulak, untuk berziarah ke makam Sultan Alaidin Maulana Said Abdul Azis Syah dan istrinya Putri Meurah Mahdum Khudawi.

Sultan Alaidin Maulana Said Abdul Azis Syah pendiri kerajaan Islam Pertama Asia Tenggara yang berkuasa. Sultan dilahirkan pada Selasa 1 Muharam 225 Hijriah – 249 H atau 840 Masehi – 864 M dan wafat pada 249 Hijriah atau 864 Masehi.

Makam bersejarah tersebut terletak Dusun Bandar Khalifah, Desa Bandrong, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, yang terpaut jarak dengan Kota Idi sekitar 21 km.

Dalam kunjungan kemakam bersejarah tersebut Ustaz Abdul Somad dan rombongan turut didampingi oleh Tgk. H. Munir Yahya atau akrab disapa Walidi yang juga Pimpinan Dayah Darussa’dah Desa Blang Batee, Kecamatan Peureulak.

Ustaz Abdul Somad dan rombongan tiba di Desa Bandrong pukul 09.45 WIB dan disambut langsung oleh Kechik Bandrong Tgk. Masdar Majid dan Tgk. H. Abdullah serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Sesaat setelah tiba di komplek makam, Ustaz Abdul Somad beserta rombongan langsung menyambangi makam tersebut untuk melihat serta memanjatkan do’a kepada Allah untuk almarhum ulama Pendiri Kerajaan Islam Pertama Asia Tenggara tersebut.

Selesai berdoa, Ustaz Abdul Somad menyempatkan diri untuk foto bersama dengan beberapa  aparatur Desa Bandrong, kemudian beliau kembali melanjutkan perjalanan ke  Kota Langsa untuk mengisi ceramah di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa dan mengisi agenda utama berupa program “Indonesia Bertasbih” yang diliput langsung oleh TV One. (*)

Komentar

Indeks Berita