MTQ Ke 34 Bireuen Digelar Setelah Hari Raya Idul Fitri

Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam, akan mengelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 34 tingkat kabupaten, usai hari raya Idul Fitri 1442 hijriah tahun 2021 sesuai sesuai protokol Covid-19.
MTQ Ke 34 Bireuen
Kadis Syariat Islam Bireuen Anwar SAg MAP memberi keterangan kepada Acehsatu.Com, Selasa (19/01/2021) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam, akan mengelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 34 tingkat kabupaten, usai hari raya Idul Fitri 1442 hijriah tahun 2021 sesuai sesuai protokol Covid-19.

Untuk dapat mengikuti perlombaan bidang agama itu proses seleksi dan penjaringan peserta atau calon qari-qariah yang akan mewakili 17 kecamatan, dimulai di tingkat gampong, kemukiman serta kecamatan dan kabupaten.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Anwar SAg MAP, ditanyai Acehsatu.Com, Selasa (19/01/2021) pagi terkait informasi akan dilaksanakan MTQ dimaksud.

Dijelaskan, pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bireuen dilaksanakan secara berjenjang sesuai tingkatan, untuk tingkat gampong dan kemukiman dapat digelar di  Januari s/d Februari, dan kecamatan mulai Maret s/d pertengahan April 2021.

“Peserta yang menjadi juara MTQ tingkat kabupaten nantinya juga akan mengikuti TC guna persiapan mewakili Kabupaten Bireuen mengikuti MTQ tingkat Provinsi Aceh rencana digelar Agustus 2021 di Bener Meriah,” terangnya.

MTQ Ke 34 Bireuen
Kadis Syariat Islam Bireuen Anwar SAg MAP memberi keterangan kepada Acehsatu.Com, Selasa (19/01/2021) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Disampaikan juga terkait ketentuan pokok pelaksanan MTQ tingkat kabupaten, sudah disampaikan ke kecamatan dan gampong,

diharapkan dalam proses pelaksanaannya kita tidak melanggar aturan yang ada.

Misalnya jangan memalsukan identitas peserta dan mengikutsertakan orang dari luar kabupaten, tapi dapat kita ikuti secara normal dan profesional, supaya tidak ada peserta didiskualifikasi di Provinsi Aceh nantinya.

MTQ ini semestinya digelar tahun 2020 karena Covid-19 di gelar 2021 dan kita harapkan lahirnya kader-kader baru dari gampong dan kecamatan untuk dapat kita tampilkan di MTQ tingkat Provinsi Aceh.

“Dengan momen MTQ ini kita juga ingin meningkatkan gaung Kabupaten Bireuen yang telah ditetapkan sebagai Kota Santri,” ungkap Anwar.

Lanjutnya saat ini sedang menentukan sistem pelaksanaan MTQ sesuai aturan Covid-19. “MTQ digelar sederhana, apakah nantinya dengan aplikasi zoom, juga tidak digelar malam hari, tidak ada pasar malam dilokasi,” terang Kadis Syariat Islam.

Sedangkan MTQ ke 34 Kabupaten Bireuen digelar itu memperlombakan tujuh cabang yaitu, cabang tilawah al-qur’an, hafizh al qur’an, tafsir al qur’an, fahm al qur’an, syarh al quran, khath al qur’an, cabang karya tulis ilmiah al-qur’an (KTIQ). (*)