Minta Sidang Online, Pengacara Ungkap Penyebab Djoko Tjandra Tak Bisa Hadiri Sidang: Bukan Takut Ditangkap

ACEHSATU.COM – Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra memohon agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang secara online. Tim pengacara Djoko Tjandra menyebut kliennya ingin menghadiri sidang, namun tidak bisa karena sakit.

“Itu karena kesehatan beliau kurang baik, di satu sisi majelis hakim memberikan kesempatan terakhir kepada beliau di hari ini. Jadi dengan kondisi beliau yang belum pulih, tapi hari ini adalah kesempatan terakhir maka dia memohon untuk bisa dilakukan secara teleconference,” kata pengacara Djoko Tjandra, Andi Putra usai sidang di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, seperti dilansir detikcom, Senin (20/7/2020).

Ketika ditanya apakah alasannya Djoko Tjandra takut ditangkap, Andi membantahnya. Dia menegaskan kondisi kliennya sakit dan tetap ingin menghadiri sidang.

“Karena istilahnya pertimbangan hanya kepada situ, kita langsung menerima saja ini tidak dilaksanakan, tapi kita mau mengupayakan agar beliau bisa hadir dan beliau juga mengundur karena sakit. Itu artinya, beliau masih punya keinginan untuk hadir hanya saja keadaannya belum mendukung,” ucap Andi menjawab pertanyaan ‘apakah Djoko Tjandra takut ditangkap’. Seperti dikutip detikcom.

Menurut Andi bukti Djoko Tjandra ingin menghadiri sidang itu dari permohonan yang meminta sidang digelar secara online. Dia menyebut pria yang saat ini mendapat julukan ‘Joker’ itu ingin menghadiri sidang.

“Karena kami yakin prinsipal kami mau hadir. Cuma karena berhubung kesempatan ini disampaikan oleh majelis hakim adalah kesempatan terakhir, makanya kami sampaikan kalau tidak bisa ditunggu lagi maka mohon diizinkan untuk telekonferensi,” katanya.

Andi mengaku tidak tahu jenis sakit apa yang diderita Djoko Tjandra. Dia hanya mengatakan dokter memberi rekomendasi agar Djoko tetap istirahat.

“Jenis sakitnya saya tidak mengetahui, karena di dalam keterangan juga tidak tertulis. sakitnya apa, hanya rekomendasi dari dokter dia tetap istirahat,” jelasnya.

Dia juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Djoko Tjandra hari ini. Dia mengaku tidak pernah bertemu dengan Djoko Tjandra.

“Suratnya kan dari Malaysia. Kalau untuk lokasinya sendiri saya tidak tahu, karena tidak pernah bertemu,” ujar Andi. (*)