Aceh Timur

Minta Diaspal, Warga Madat Blokir Jalan Berdebu dan Licin

Karena jalan tersebut jalan induk yang menghubungkan kebeberapa desa di kecamatan Madat dan guna untuk mempermudah aktivitas masyarakat.

foto | muhammad furqan

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR –  Sejumlah warga Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur lakukan pemblokiran jalan lima desa di Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (7/3/2018).

Sejumlah desa itu adalah Desa Gampong Madat, Desa Matang Kupula Sa, Desa Matang Kupula Dua, Desa Matang Kupula Tiga, Desa Ule Ateng dan Desa Lueng.

Fahmi, warga Madat mengatakan, masyarakat memblokir jalan tersebut karena berdebu ketika cuaca panas.

Sedangkan jalan selalu licin ketika hujan turun dan sangat  susah dilalui.

“Oleh sebab itu kami warga mengambil inisiatif untuk menutup jalan tersebut, dan juga akibat jalan berdebu warga sempat resah dan sempat terkena penyakit Ispa akibat debu tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, warga meminta kepada Pemerintah kabupaten Aceh Timur atau  Pemerintah Provinsi Aceh, untuk segera mengaspal jalan di desa mereka.

Karena jalan tersebut jalan induk yang menghubungkan kebeberapa desa di kecamatan Madat dan guna untuk mempermudah aktivitas masyarakat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto SIK MH melalui Kapolsek Madat, Ipda Hendra Sukmana SH mengatakan, Sebelumnya jalan tersebut baru selesai dikerjakan dari bantuan pemerintah Kabupaten Aceh Timur dengan cara dilakukan penimbunan tanah.

“Namun jalan tersebut ketika hujan licin dan ketika hujan berdebu mengganggu  aktivitas masyarakat,” katanya.

Kesokan pada Kamis (8/3/2018) pihak Polsek melakukan mediasi dengan warga dan masyarakat bersedia untuk memindahkan batang pohon kayu dari jalan dengan ditutup setengah badan jalan.

Dalam mediasi tersebut warga juga meminta kepada polisi menyampaikan kepada pemerintah agar jalan tersebut dapat ditimbun dengan pasir kerikir kecil. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top