Menuju Malaysia, Dua Kapal Pengungsi Rohingya Terpantau di Perairan Andaman

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH — Sedikitnya 500 pengungsi Rohingya yang bertolak dari Myanmar menggunakan 2 kapal dikabarkan sedang berada di laut lepas dalam perjalanan mereka di jalur Selat Malaka.

Dua unit kapal motor mengangkut pengungsi Rohingya dari Myanmar menuju Malaysia terpantau di perairan laut Andaman.

Informasi ini dideteksi oleh Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Aceh, Rabu (14/5/2020).

Direktur Polisi perairan dan udara Polda Aceh, Kombes Jemmy Rosdiantoro, mengaku mendapat Informasi tersebut dari satgas 125 PPLN Mengkopolhulkam.

“Benar bahwa ada sekitar 500 orang Pengungsi Rohingya dari Myanmar bergerak menuju Malaysia menggunakan dua kapal motor,” kata Jemmy saat dikonfirmasi, Rabu, 13 Mei 2020.

Berdasarkan informasi yang diterima Polairud Polda Aceh pada 5 Mei 2020, posisi dua kapal Rohingya tersebut berada di laut andaman. Sehingga tidak menutup kemungkinan karena satu dan lain hal kapal tersebut akan singgah di indonesia khusus nya Aceh.

“Negara kita tidak meratifikasi masalah pengungsi, sehingga apabila pengungsi tersebut sampai ke Indonesia akan membuat masalah baru, terlebih dalam situasi wabah virus corona (covid-19) saat ini,” jelas Jemmy.

Pihaknya telah mengitruksikan kepada seluruh jajaran Polairud Polda Aceh dan Satuan Polairud Polres jajaran Polda Aceh agar meningkatkan patroli laut.

Jemmy meminta kepada seluruh personelnya jika menemukan para pengungsi tersebut di laut segera dilaporkan dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam mengambil langkah-langkah menghadapi pengungsi dari Myanmar.

“Upayakan tidak di arahkan ke darat, bila perlu bantuan segera kita penuhi dan kemudian di persilahkan melanjutkan perjalanan ke tempat tujuannya,” pungkas Jemmy. (*)