Internasional

Menteri Agama Myanmar : Etnis Rohingya Punya Agenda Terselubung

“Mereka (etnis Rohingya) selain diberi makan juga dicuci otak di kamp pengungsian untuk menyerbu Myanmar. Itulah tujuan mereka,” kata Aung Ko.

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Menteri Agama Myanmar, Thura Aung Ko menuding pemerintah Bangladesh mencuci otak etnis Rohingya. Dia menuduh etnis Rohingya mempunyai agenda terselubung, yakni menguasai Myanmar yang mayoritas Buddha melalui pertambahan penduduk.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (4/12), Ko menyatakan pemerintah Bangladesh sengaja mengulur pemulangan etnis Rohingya ke wilayah pemukimannya di Negara Bagian Rakhine.

“Mereka (etnis Rohingya) selain diberi makan juga dicuci otak di kamp pengungsian untuk menyerbu Myanmar. Itulah tujuan mereka,” kata Aung Ko.

BACA : 20 Pengungsi Rohingya Terdampar di Kuala Idi

Pemimpin Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi yang menunjuk Ko menduduki posisi Menteri Agama dua tahun lalu. Mantan jenderal itu juga menyatakan agama Islam yang dianut etnis Rohingya sebagai ‘agama ekstrem’. Menurutnya Rohingya bisa menjadi ancaman bagi umat Buddha setempat.

“Kalau kami pemeluk Buddha hanya beristri sati dan beranak dua, para penganut ‘agama ekstrem’ itu bisa punya tiga sampai empat istri dan anaknya banyak. Setelah beberapa dasawarsa, mereka akan menjadi mayoritas dan warga Buddha menjadi minoritas,” ujar Ko.

BACA : Stok Makanan Pengungsi Rohingya di Bireuen Sudah Habis

Kepala majelis ulama di Ibu Kota Yangoon, San Aung mengaku kecewa dengan pernyataan Ko. “Sebagai menteri agama seharusnya dia membuat pernyataan yang bertanggung jawab,” kata Aung.

seluruh pengungsi Rohingya enggan dipulangkan ke Myanmar. Alasannya adalah mereka trauma dan tidak ada jaminan tak lagi mengalami persekusi dari kelompok Buddha radikal dan aparat keamanan Myanmar.

Di sisi lain, pemerintah Myanmar juga belum mengakui orang Rohingya sebagai warga negara. Orang Rohingya masih harus melewati proses panjang guna mendapatkan hak-haknya. Maka dari itu mereka pun pesimis akan masa depannya jika kembali ke Myanmar.

Sumber : CNN Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top