Menjanjikan, Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Bisa 5 Kali Setahun

Laporan Jamil Gade

ACEHSATU.COM | LANGSA – Peluang ekspor cangkang sawit ke negara Jepang sangat menjanjikan. Hal itu seperti dirasakan perusahaan asal Kota Langsa ini.

Direktur Pengembangan Usaha PT Pekola Langsa, Iswantara mengatakan, semula pihaknya hanya menargetkan 4 kali ekspor pertahun. Namun karena animo dan kondisi lapangan yang menjanjikan, pihaknya optimis mampu melampaui target.

“Insya Allah, kita (PT.Pekola) optimis melakukan 5 kali ekspor per tahun,” kata Iswantara saat menggelar Coffea Morning di Aula Pertemuan BUMD di Taman Hutan Kota Gampong Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Sabtu (4/7/2020)

Kendati demikian, Iswantara tetap berharap dukungan dari semua pihak demi kelancaran dan suksesnya kerjasama ekspor cangkang swit yang dilakukan pihaknya ke negara Jepang itu.

‘Kami menyadari, dukungan masyarakat Kota Langsa juga sangat menentukan sukses tidaknya kerjasama ini. Oleh karenanya, dukungan dari masyarakat sangat kami harapkan,” jelasnya.

Direktur PT Pekola Langsa, Muhammad Zulfri (baju putih) saat penyerahan kartu BPJS Kesehatan kepada salah satu pekerja. | Foto: dok ACEHSATU.COM/Jamil Gade

Sebelumnya diberitakan, PT Pekola Langsa akan mengekspor cangkang kelapa sawit ke negara Jepang via Pelabuhan Kuala Langsa. Pada ekspor yang akan dilakukan Juli ini, perusahaan tersebut menargetkan sebanyak 10.000 ton.

Dalam kegiatan coffea morning, juga dihadiri Direktur Utama PT Pekola, Muhammad Zufri dan Direktur Keuangan, Muhammad Nur.

Selain potensi ekspor cangkang sawit, PT Pekola juga menargetkan sejumlah komoditi hasil alam Aceh yang berpeluang dijajakan di luar negeri. Untuk itu pihaknya akan berkeliling ke seluruh Aceh untuk mengepul sejumlah komoditi alam tersebut.

Karena menurut Iswantara, sejumlah pengusaha seperti dari negara Malaysia,Thailand Jepang dan beberapa negara Asia lainnya telah lakukan jalinan komunikasi dengan pihak PT Pekola

“Insya Allah, kita coba untuk mengakomodir permintaan pasar tersebut,” pungkas Iswantara optimis.  (*)