Mengenal Bripka Mardi, Sosok Sahabat Generasi Cerdas di Aceh

Mardi memfokuskan pada anak-anak yang punya latar belakang keluarga kurang mampu.
Bripka Mardi Syafitri
Bripka Mardi Syafitri, saat aksi sosialnya membantu sesama.

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Inilah Bripka Mardi, Sosok Sahabat bagi Generasi Cerdas di Aceh.

Sosok Brigadir Polisi Kepala (Bripka) satu ini mungkin pantas dijadikan inspirasi.

Betapa tidak, di sela kesibukan sebagai abdi negara, Bripka Mardi Syafitri masih sempat meluangkan waktu berpikir dan berbuat lebih untuk kebaikan bagi sesama.

Mardi, begitu ia kerap disapa, mengawali karier sebagai polisi setelah menamatkan pendidikan kepolisian pada tahun 2005 dengan pangkat Brigadir Polisi Dua.

Meski berperan sebagai seorang polisi, Banit Regident Satlantas Polres Langsa, Polda Aceh ini, selalu saja menyempatkan waktu berbaur bersama warga, tak terkecuali anak-anak.

Terlebih Mardi punya visi kuat menanamkan semangat baca pada anak-anak.

Walau terkesan sederhana, namun menurut pria kelahiran 9 September 1984 ini, memotivasi anak-anak agar lebih gemar membaca bukan pekerjaan sepele.

“Karena membaca adalah belajar. Dan membaca tak perlu tempat khusus, asal punya bahan bacaan, terutama yang bermanfaat,” ucap Bripka Mardi, saat ditemui Jumat (4/2/2022).

Bripka Mardi Syafitri
Bripka Mardi Syafitri, Sosok Sahabat Generasi Cerdas di Aceh, saat membagikan buku bacaan kepada anak-anak binaannya.

Petuah orang tua semasa kecil agaknya terus menjadi pegangan hidup bagi Mardi hingga sekarang. Rasa peduli sesama yang ditanamkan orang tua, kini diwujudkan melalui visinya mendorong setiap anak yang ia ditemui agar punya kegemaran membaca.

Mardi memfokuskan pada anak-anak yang punya latar belakang keluarga kurang mampu.

Demi tekad tersebut, tak jarang Mardi menyibukkan diri hanya untuk mencari buku-buku layak baca untuk diberikan kepada anak-anak yang ia jumpai. Sekalipun harus menyisihkan sebagian isi dompet.

“Jangan pernah takut kehabisan rezeki untuk hal-hal mulia dan bermanfaat. Membangun generasi cerdas, berarti membangun generasi terdidik, sekaligus menghindarkan mereka dari perbuatan yang tidak-tidak,” katanya menjelaskan.

Polisi yang dekat dengan keluarga ini juga punya alasan khusus mengapa minat baca anak-anak perlu lebih banyak ditumbuhkan.

Sebab di era globalisasi seperti sekarang ini, anak anak lebih terdorong menonton tontonan yang kurang bermutu, ketimbang membaca buku-buku pengetahuan.

Tak jarang Mardi pun harus berbaur bersama anak-anak yang usianya masih belasan, bahkan kurang. Dalam hal ini, ia memposisikan diri sebagai sahabat bagi anak-anak guna terbangun kedekatan.

Dengan begitu, upaya menumbuhkan minat baca yang menjadi tujuannya, bisa lebih mudah diwujudkan.

Sesuai Tugas Pokok

Cara pandang lulusan SMA Cut Nyak Dhien Langsa ini memang sungguh tak biasa. Hal demikian lahir seiring dengan prinsip hidup yang ia pegang.

“Berbuat baik merupakan ladang ibadah,” ungkapnya.

Mardi menuturkan, kepedulian sosial yang dilakukan juga sejalan dengan tugas pokok dirinya sebagai anggota kepolisian.

“Kan ini masih sejalan dengan tugas saya, tidak lebih. Saya ini polisi, polisi itu pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” sebut Mardi merendah.

Selain itu, Mardi juga punya cita-cita lain yang juga sejalan dengan visi kepolisian, yakni mewujudkan gerakan Bhayangkara Peduli Sesama.

“Semoga saya selalu diberikan hidayah dan punya kesempatan untuk bisa berbuat lebih baik, terutama yang bernilai manfaat bagi orang lain. Mohon doanya,” tutup Bripka Mardi Syafitri. (*)