Nasional

Menelusuri Kekayaan Sandiaga Uno yang Mencapai Rp 4,3 Triliun

Oleh karena itu, dengan majunya Sandi membuat publik penasaran tentang harta kekayaan pria berkacamata itu.

FOTO | Merdeka.com

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno bakal maju menjadi cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.

Kabar Sandi menjadi pendamping Prabowo cukup mengejutkan jagat politik, di mana sebelumnya Sandi tak masuk bursa cawapres Ketua Umum Partai Gerindra.

Oleh karena itu, dengan majunya Sandi membuat publik penasaran tentang harta kekayaan pria berkacamata itu.

Berdasarkan laporan Globe Asia pada tahun 2018, kekayaan Sandi ditaksir mencapai USD 300 juta atau sekitar Rp 4,3 triliun.

Sementara, tahun lalu, kekayaan sang Wagub sebesar USD 500 juta.

BACA: SBY Tawarkan AHY, Prabowo Pilih Sandiaga Uno

Sedangkan saat akan mencalonkan diri sebagai Wagub DKI Jakarta, Sandiaga melaporkan harta kekayaannya pada 29 September 2016 sebesar Rp 3,8 triliun.

Berdasarkan LHKPN berikut rinciannya:

  1. Harta tak bergerak memiliki total Rp 113 M

Tanah dan bangunan seluas 852 m2 dan 582 m2, di Jakarta Selatan dari hibah perolehan dari tahun 2004 sampai dengan 2015 NJOP Rp 20.552.460.000. Tanah dan bangunan seluas 475 m2 dan 239 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2010 sampai dengan 2015 NJOP Rp 10.890.462.000

Tanah dan bangunan seluas 277 m2 dan 277 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2006 sampai dengan 2015 NJOP Rp 5.084.335.000. Tanah dan bangunan seluas 454 m2 dan 250 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2006 sampai dengan 2015 NJOP Rp 7.884.370.000.

Tanah dan bangunan seluas 450 m2 dan 511 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2010 sampai dengan 2015 NJOP Rp 11.486.350.000. Tanah seluas 15 m2 di Tangerang dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2012 sampai dengan 2015 NJOP Rp 37.110.000. Tanah seluas 15 m2 di Tangerang dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2012 sampai dengan 2015 NJOP Rp 37.110.000

BACA: Mualem Ikut Hadir di Acara Deklarasi Prabowo-Sandiaga

Bangunan seluas 160 m2 di Singapura dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2001 sampai dengan 2015 NJOP Rp 7.504.731.000. Bangunan seluas 119 m2 di Washington DC dari hasil sendiri perolehan dari tahun 2014 sampai dengan 2015 NJOP Rp 7.487.834.160. Bangunan seluas 453 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 NJOP Rp 10.512.068.932

Bangunan seluas 460 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 NJOP Rp 10.644.045.316. Bangunan seluas 922 m2 di Jakarta Selatan dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 NJOP Rp 21.395.425.036.

  1. Alat transportasi total Rp 375 juta

Mobil, merek Nissan Grand Livina tahun pembuatan 2013, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2014 nilai jual Rp 125.000.000. Mobil, merek Nissan X-Trail tahun pembuatan 2015, yang berasal dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 nilai jual Rp 250.000.000.

  1. Harta bergerak lainnya Rp 3,2 M

Logam mulia dari hasil sendiri perolehan tahun 2015, dengan nilai jual Rp 1.500.000.000. Barang seni dan antik dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 dengan nilai jual Rp 1.000.000.000. Benda bergerak lainnya dari hasil sendiri perolehan tahun 2015 dengan nilai jual Rp 700.000.000.

  1. Surat berharga total Rp 3,7 T dan USD 1.287.801

Tahun investasi dari 1997 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 50.000.000. Tahun investasi dari 2002 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 3.171.105.995.000. Tahun investasi dari 2002 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 1.350.000.000.

BACA: Walau Langit Runtuh, Demokrat Tetap Dukung Prabowo-Sandi

Tahun investasi dari 2003 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 1.000.000. Tahun investasi dari 2003 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 90.000.000. Tahun investasi dari 2004 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 3.500.000.000.

Tahun investasi dari 2004 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 255.000.000. Tahun investasi dari 2004 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 255.000.000. Tahun investasi dari 2003 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 250.000.000.

Tahun investasi dari 2005 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 90.150.000. Tahun investasi dari 2006 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 900.000. Tahun investasi dari 2006 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 30.000.000.

Tahun investasi dari 2007 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 330.031.674.030. Tahun investasi dari 2007 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 5.000.000 Tahun investasi dari 2007 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 5.000.000.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 368.760. Tahun investasi dari 2009 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 23.368.094.500. Tahun investasi dari 2011 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 1.050.000.000. Tahun investasi dari 2011 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 63.331.000.000.

BACA: Anies-Sandi Sang Jawara Ibu Kota

Tahun investasi dari 2013 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 33.000.000. Tahun investasi dari 2013 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 126.425.000.000. Tahun investasi dari 2014 sampai dengan 2015 yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 120.000.000. Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 2. Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 4.000.

Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 10. Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 325. Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 690.704. Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual Rp 33.000.000. Tahun investasi 2015, yang berasal dari hasil sendiri dengan nilai jual USD 224.000

  1. Giro

Giro dan setara kas lainnya senilai Rp 12.899.258.838 dan USD 30.247.421. Kemudian piutang dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 13.834.597.000 dan USD 2.465.84. Sementara utang dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 8.441.678.156 dan USD 23.653.682. (*)

Sumber: Merdeka.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top