Mendorong Percepatan dan Daya Saing UMKM, Ditjen PDSPKP Gelar Pelatihan bagi Tenaga Pendamping Usaha

Dalam rangka mendorong percepatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menggelar pelatihan bagi Tenaga Pendamping Usaha (TPU), Selasa, (9/3) di Aston Bogor Hotel and Resort, Jawa Barat.
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Ir. Artati Widiarti, MA Membuka Pelatihan bagi Tenaga Pendamping Usaha (TPU) di Bogor Jawa Barat Selasa, (9/3). Foto: ACEHSATU.com

Dirjen PDSPKP Gelar Pelatihan bagi Tenaga Pendamping Usaha

ACEHSATU.COM | BOGOR, JAWA BARAT – Dalam rangka mendorong percepatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menggelar pelatihan bagi Tenaga Pendamping Usaha (TPU), Selasa, (9/3) di Aston Bogor Hotel and Resort, Jawa Barat.

Kegiatan pembekalan TPU yang akan berlangsung hingga Jumat, (12/3) itu dibuka secara resmi oleh Dirjen PDSPKP. Ir. Artati Widiarti, MA Selasa, (09/03/2021).

Dalam sambutan pembukaannya dihadapan seluruh peserta dan pejabat yang hadir, Artati Widiarti mengatakan keberadaan Tenaga Pendamping Usaha sangat penting artinya untuk melakukan langkah percepatan akses pembiayaan bagi UMKM kelautan dan perikanan yang didampinginya.

“Tenaga Pendamping Usaha diharapkan dapat menjadi motivator bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan untuk percepatan pertumbuhan usaha termasuk akses modal”, papar Artati.

Lebih lanjut ia menjelaskan dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi nasional, UMKM sektor kelautan dan perikanan di tahun 2020 mampu tumbuh positif 0,73 persen. Sementara sektor lain turun atau negatif.

“Hal ini membuktikan bahwa usaha kelautan dan perikanan mampu bertahan ditengah pandemi dan bahkan menyumbang kontribusi positif,” tambahnya.

Kegiatan pembekalan Pelatihan dalam Pendampingan Usaha dan Fasilitasi Pembiayaan tersebut diikuti sebanyak 45 peserta dari 15 provinsi.

Seluruh peserta yang mengikuti pembekalan hari ini merupakan mereka yang telah dinyatakan lulus seleksi dan dinilai layak sebagai Tenaga Pendamping Usaha Sektor Kelautan dan Perikanan di daerah masing-masing.

Seleksi TPU

Sebelumnya Direktur Usaha dan Investasi Catur Sarwanto menjelaskan terkait proses seleksi TPU yang dilaksanakan dalam 2 tahap sejak 11 Januari-9 Februari 2021 meliputi tahap usulan calon dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi ke Tim Seleksi Pusat untuk penilaian administrasi.

Kemudian dilanjutkan dengan penilaian pengalaman kerja, kualitas proposal yang diajukan, tulisan/essay dan terakhir seleksi wawancara.

Dari jumlah pelamar yang diterima oleh Tim Seleksi TPU Pusat sebanyak 211 orang yang lulus tahap 1 sebanyak 132 orang. Sedangkan yang lolos ke tahap wawancara hanya 77 orang.

Maka berdasarkan hasil rapat pleno Tim Seleksi TPU Pusat yang digelar pada 15 Februari 2021 yang dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Tenaga Pendamping Usaha adalah 45 orang.

Tugas dan Target

TPU adalah personil yang bertugas untuk mendampingi pelaku usaha kelautan dan perikanan dalam memperbaiki pola pengelolaan usaha, utamanya dalam aspek keuangan usaha dan akses pembiayaan kepada lembaga keuangan.

Dirjen PDSPKP menargetkan pembinaan pelaku usaha pada tahun 2021 bisa mencapai 3.400 debitur/pelaku usaha yang mendapatkan pembiayaan terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Diakhir sambutannya Artati Widiarti mengharapkan agar TPU yang sudah terpilih dan mengikuti pembekalan dapat bekerja maksimal di lapangan nantinya pada daerah masing-masing dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19.

Semoga target tahun 2021 ini dapat meningkat dari tahun 2020 yang mencapai Rp5,2 Triliun setara 2,8 persen dari total plafon KUR nasional.

Realisasi tersebut melebihi target hingga Rp2 Triliun lebih dari yang ditentukan sebelumnya dengan jumlah debitur sebanyak 173.355 yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)