Mencari Mutiara di Tengah Samudra Pasai

Multi krisis tengah mewabah di samudra pasai,krisis ekonomi,krisis kepemimpinan,dan krisis kreatifitas masyarakat samudra pasai dalam meningkatkan income perkapita masyarakat,

ACEHSATU.COM | OPINI – Ditengah badai wabah pademi covid 19 banyak sekali prahara kemaslahatan ummat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan segenap elemen dan komponen bangsa,khususnya di samudra pasai tingkat kemiskinan semakin bertambah,konflik sosial ditengah masyarakat tinggal menunggu waktu kemunculannya.

Saifuddin Tokoh Masyarakat Aceh Utara

Multi krisis tengah mewabah di samudra pasai,krisis ekonomi,krisis kepemimpinan,dan krisis kreatifitas masyarakat samudra pasai dalam meningkatkan income perkapita masyarakat,kurangnya pemamfaatan potensi – potensi yang tersedia seperti luasnya lahan pertanian,pengembangan ekonomi krearif home industri,pengembangan usaha perikanan dan peternakan,pemamfaatan yang dilakukan selama ini masih menggunakan metode pengolahan secara tradionsional sehingga tidak memacu pertumbuhan secara signafikan.

Krisis kepemimpinan juga membuat laju pertumbuhan ekonomi masyarakat samudra pasai berada pada level stagnan, tidak adanya inovasi dalam membuka peluang usaha untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tidak adanya krearifitas pemimpin dalam mengelola potensi yang tersedia di daerah samudra pasai sehingga dapat memicu tumbuhnya kelompok-kelompok kecil yang kecewa kepada kinerja pemimpin daerah.

Memasuki masa pemilihan pemimpin ditahun 2022 hendaknya muncul bakal calon yang mampu memberikan aura perubahan bagi samudra pasai dan faham betul akan potensi yang dapat dikembangkan kedepannya, seperti yan telah disebutkan diatas banyak potensi yang dapat dijadikan sarana peningkatan pendapatan asli daerah apabila dikelola secara profesional.

Mencari Mutiara kepemimpinan di Samudra Pasai merupakan satu keharusan jika ingin adanya perubahan secara mutlak,hendaknya juga bakal calon pemimpin yang akan maju pada pilkada yang akan datang dapat mengambil langkah pendekatan dan mengandeng para cendikiawan, akedemisi untuk mencari solusi dan jalan keluar dari krisis yang tengah melanda samudra pasai.

Era indutri migas di samudra pasai yang telah redup hendaknya dapat dialihkan ke indutri krearif bidang pertanian,peternakan,dan industri kerajinan tangan.

pertanyaannya adakah Mutiara di Samudra Pasai yang mampu menghidupkan perubahan dan pengembangan yang lebih baik kedepannya.

Oleh Saifuddin, Tokoh Masyarakat Aceh Utara