Menakjubkan, Lantai Masjid Agung Baitul A’la Nagan Raya Dibangun dari Batu Giok

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mulai melakukan pemasangan batu giok di lantai di Komplek Perkantoran Suka Makmue, untuk mewujudkan destinasi wisata religi baru di Aceh.
Masjid Agung Baitul A'la di Kabupaten Nagan Raya. Foto Humas Nagan Raya

ACEHSATU.COM – Masjid Agung Baitul A’la di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, tengah direnovasi.

Tak tanggung-tanggung, lantainya dilapisi batu giok yang jadi hasil bumi di sana.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mulai melakukan pemasangan batu giok di lantai di Komplek Perkantoran Suka Makmue, untuk mewujudkan destinasi wisata religi baru di Aceh.

“Untuk tahap pertama ini, jumlah batu giok yang akan kita pasang di lantai Masjid Agung luasnya mencapai 800 meter persegi,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Tamarlan di Suka Makmue, Kamis, seperti dilansir ACEHSATU.com dari Antara, Jumat (25/9/2020).

Ia juga menjelaskan pada 2020 itu pemerintah setempat menganggarkan dana sebesar Rp 7,9 miliar untuk memasang batu giok di bawah lantai di Masjid Agung Baitul A’la serta pengerjaan rabat beton di lokasi masjid.

Dengan luas 800 meter persegi, batu giok yang akan dipasang di bagian lantai masjid, nantinya diharapkan akan dapat menampung jumlah shaf jamaah mencapai 13 shaf.

Sementara itu, kebutuhan total batu giok yang akan dipasang di seluruh bagian lantai dan dinding masjid agung, kata dia, diperkirakan mencapai sekitar 7.000 meter persegi.

Tamarlan mengatakan mereka menargetkan keseluruhan batu giok untuk Masjid Agung Baitul A’la akan tuntas dipasang pada tahun 2020.

Ia mengharapkan masjid itu akan menjadi ikon wisata islami baru di Aceh, karena sebagian besar bangunan masjid tersebut dipasang batu alam giok yang terdapat di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. (*)