Memupuk Kesadaran Mahasiswa Akan Pentingnya Berorganisasi

0
18
Foto: Ilustrasi

Oleh: Putri Balqis Vilza

ACEHSATU.COM – Perguruan Tinggi diseluruh Indonesia akan segera dihiasi oleh wajah-wajah baru.

Para siswa-siswi lulusan SMA akan segera meng-upgrade statusnya menjadi Mahasiswa.

Dunia perkuliahan merupakan awal dari lembar kehidupan seorang remaja yang baru menyelesaikan pendidikan Menengah Atas untuk menempuh langkah baru dalam hidup.

Foto: Ilustrasi

Kuliah bukanlah sebuah perkara mudah, banyak problematika yang muncul pada tahap ini.

Karena dimasa perkuliahan seorang remaja diarahkan untuk belajar dewasa, dan pada saat inilah karakter mandiri dibutuhkan sebagai penunjang utama untuk membentuk disiplin diri guna menjalankan hidup yang terarah.

Tidak sedikit mahasiswa baru (maba) akan terkejut dengan sistematika perkuliahan yang jauh berbeda dengan sekolah.

Mulai dari materi pembelajaran yang lebih spesifik, menghadapi berbagai karakter dosen, tugas yang menumpuk, belum lagi mengikuti berbagai kegiatan intra-bahkan ekstra kampus.

Namun tahukah anda, lika-liku perkuliahan akan mudah dihadapi jika seorang individu memiliki manajemen hidup yang baik.

BACA: Ini Jumlah Calon Mahasiswa Tahun Ini yang Tertampung di UIN Ar-Raniry

Hal tersebut dapat dikembangkan dan dilatih dalam lingkungan produktif yang mendukung, dan solusi termudah untuk mendapatkannya adalah dengan bergabung dalam organisasi.

Menurut James D Mooney dalam bukunya yang berjudul The Principles of Organization, organisasi adalah “Segala bentuk persatuan atau perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama”.

Mengapa mahasiswa sangat dianjurkan untuk berorganisasi?

Bukankah jika bergabung dalam sebuah organisasi hanya akan memecahkan konsentrasi belajar dan mengganggu proses perkuliahan?

Berbagai persepsi tersebut jelas KELIRU!

Organisasi adalah tempat pembentukan karakter, yang dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kekeluargaan, kebersamaan, dan kemandirian, dalam organisasi jugalah seorang individu dapat belajar bagaimana cara mengatur waktu dengan baik.

Terdapat segudang manfaat yang dapat diperoleh dengan berorganisasi, mulai dari belajar bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan, melatih mental berbicara di publik, memperluas pergaulan, kuat menghadapi tekanan, belajar manajemen yang baik, mudah memecahkan masalah, serta meningkatkan wawasan dan pengetahuan.

Dewasa ini terdapat beberapa istilah mainstream yang menggambarkan tipe mahasiswa, mulai dari kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) atau kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat).

Mungkin sebagian orang beranggapan lebih baik termasuk pada kategori mahasiswa kupu-kupu karena tidak banyak menghabiskan waktu untuk menyibukkan diri.

Namun faktanya tipe mahasiswa kura-kuralah yang condong diharapkan dimasa depan. Yaitu mereka yang menghabiskan waktu untuk hal positif, membangun kebersamaan, menjalin silaturahmi, dan mengabdi untuk kegiatan sosial.

Mereka yang giat berorganisasi akan terbiasa untuk mengemban tanggung jawab, terbiasa berbicara didepan publik, dan lihai dalam memenej waktu dengan baik.

Berani berorganisasi berarti berani untuk berkomitmen.

Anda tidak perlu takut akan menurunnya prestasi akademik apabila mengikuti organisasi, tepis semua ketakutan tersebut.

Karena itu jugalah yang penulis rasakan diawal memasuki dunia perkuliahan, namun ketika mulai memutuskan untuk berorganisasi, kita akan mulai mengetahui bagaimana cara membagi waktu, mengemban amanah, berani berbicara, dan lain sebagainya.

Tanamkan pemahaman dalam diri bahwa kuliah dan menuntut ilmu adalah tujuan utama, sedangkan organisasi adalah wadah untuk penunjang kesuksesan dalam menerapkan ilmu yang didapatkan.

Karena ilmu tanpa pengabdian bagaikan rel tanpa adanya kereta api, walaupun menjalar keseluruh permukaan bumi namun tetap membutuhkan gerbong penggerak guna memenuhi kebutuhan manusia.

Banyak mahasiswa dengan kemampuan akademik yang statis berubah menjadi lebih baik dan berani setelah berorganiasi.

Bahkan tidak sedikit dari mereka menjadi lebih menonjol serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Mereka yang berani untuk melangkah, mau mencoba dan berusaha untuk berubahlah yang dapat menepis rintangan dan mendapat kemudahan untuk menjalani hidupnya.

Orang pintar itu biasa, tapi orang pintar yang aktif serta memiliki rasa sosial yang tinggi sungguh luar biasa dan tak dapat dielakkan, merekalah bentuk kekaguman dari para mahasiswa.(*)

Penulis: adalah Mahasiswi Hukum Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here