Medco E&P Salurkan Kebutuhan Pokok untuk Warga Panton Rayeuk

PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani warga di Kantor Kecamatan Banda Alam.
Medco E&P
PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani warga di Kantor Kecamatan Banda Alam, Senin (28/2021). Dok. HO/ACEHSATU.com

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR — PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani warga di Kantor Kecamatan Banda Alam.

Penanganan yang dilakukan diantaranya menyediakan konsumsi, kebutuhan suplemen dan tikar.

Bantuan diserahkan langsung kepada masyarakat untuk dapat dimanfaatkan oleh warga di kantor Kecamatan. 

Sementara, kondisi di area sekitar operasi dan pemukiman warga, terus dimonitor oleh Pekerja.

Hasilnya tidak ditemukan ada kebocoran pipa, sementara hasil pengukuran parameter SO2 dan H2S terbaca pada angka nol atau normal di udara.

Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Puskesmas dan RSUD Zubir Mahmud (RSZM). Saat ini, tidak ada lagi warga yang mendapatkan pemeriksaan di Puskesmas.

Sementara, satu orang warga masih diobservasi di RSZM.

Medco E&P
PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani warga di Kantor Kecamatan Banda Alam, Senin (28/2021). Dok. HO/ACEHSATU.com

“Kami melakukan pengecekan kondisi kesehatan secara menyeluruh kepada dua warga di RSZM. Berdasarkan hasil pemeriksaan Dokter Spesialis Anak yang memeriksa pasien tersebut, tidak terindikasi adanya paparan gas pada tubuh warga tersebut dan saat ini pasien masih di rawat di RSZM. Sedangkan, satu warga lagi yang ditangani oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam,  telah diperbolehkan pulang,” ujar Direktur RSUD Zubir Mahmud, dr. Edi Gunawan, MARS.

“Perusahaan berharap warga dapat terus mendukung keberadaan Medco E&P untuk dapat memproduksi gas bagi kebutuhan Aceh. Perusahaan bersama aparat keamanan dan Dinas Lingkungan Hidup akan terus berkoordinasi dalam mencari sumber bau,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Malaka Arif Rinaldi.

Hasil monitoring di lapangan

Sebelumnya diberitakan, sejumlah masyarakat Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur dikabarkan merasakan bau gas dan dirujuk ke Pukesmas Banda Alam, Minggu (27/6/2021).

Kabar itu langsung direspon oleh PT. Medco E&P Malaka dengan menurunkan Tim ke lokasi dan langsung berkoordinasi untuk mencari sumber bau yang dikeluhkan warga Panton Rayeuk T.

“Perusahaan juga langsung mengukur kadar gas di pemukiman warga dan lokasi sumur pada minggu (27/6/2021) malam dengan hasil aman dan tidak ditemukan adanya gas yang menyebabkan timbulnya bau,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Indonesia Arif Rinaldi dalam pernyataan tertulis diterima ACEHSATU.com, Senin (28/6/2021).

Dikatakan, perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Puskesmas, Rumah Sakit dan aparat daerah terkait warga yang saat ini mengungsi.

Berdasarkan monitoring pekerja perusahaan di lokasi, hingga Minggu (27/6) malam tidak ditemukan adanya bau gas.

Selain itu, Perusahaan juga tidak sedang melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan bau. Namun, Perusahaan terus memonitor aktivitas operasi.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BPMA dan aparat terkait serta berharap dukungan masyarakat, pemerintah serta pemangku kepentingan agar operasi Perusahaan dapat berjalan aman,” pungkas Arif Rinaldi. (*)