Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Sungai Aceh Timur

"Saat ini jenazah sedang dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Matang Pudeng, Pantee Bidari guna mengetahui penyebab dari kematian korban," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) SAR Aceh Timur Abdul Musafir di Aceh Timur, Jumat.
Mayat Wanita Ditemukan Mengepung di Sungai Aceh Timur
Seorang Wanita Paruh Baya di temukan mengapung dan sudah menjadi manyat di kawasan Sungai Kabupaten Aceh Timur tepatnya di Gampong Putoh Dua Kecamatan Pante Bidari.

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Seorang Wanita Paruh Baya di temukan mengapung dan sudah menjadi manyat di kawasan Sungai Kabupaten Aceh Timur tepatnya di Gampong Putoh Dua Kecamatan Pante Bidari.

“Saat ini jenazah sedang dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Matang Pudeng, Pantee Bidari guna mengetahui penyebab dari kematian korban,” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) SAR Aceh Timur Abdul Musafir di Aceh Timur, Jumat.

Abdul Musafir mengatakan korban diketahui bernama Radiah (49) warga Desa Putoh Dua, Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Kejadian ini telah ditangani oleh pihak Polsek Pantee Bidari,”kata Abdul Musafir.

Kasatreskrim Polres Aceh Timur AKP Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan korban dilaporkan hilang oleh keluarga pada Kamis (20/1) pagi. Keluarga melaporkan peristiwa tersebut kepada keuchik setempat.

Setelah menerima laporan tersebut, Keuchik Putoh Dua bersama dengan masyarakat sekitar berusaha mencari keberadaan korban di sekitar rumah korban dan tidak juga menemukan keberadaan korban.

Atas kejadian tersebut Keuchik Putoh Dua melaporkan ke Polsek Pantee Bidari yang selanjutnya Kapolsek Pantee Bidari Iptu JM Tambunan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Timur.

Lalu pada, Jumat, (21/1) pukul 08.00 WIB, tim gabungan mencari terhadap korban di alur sungai di bagian belakang rumahnya. Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang.

“Selanjutnya Jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Matang Pudeng untuk identifikasi awal oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur. Kemudian dibawa ke RSUD Langsa untuk otopsi,” kata AKP Miftahuda Dizha Fezuono

Oknum Banpol di Langkat Ini Dilaporkan Jarah Uang Warga Aceh

Dari informasi yang dihimpun, dugaan penjarahan oknum banpol bermula pada 15 Januari 2022 saat Suhel berangkat dari Aceh menuju ke Medan dengan menumpang mobil minibus.

ILUSTRASI – Razia kepolisian

Namun, setiba di depan Pos Lantas Polsek Gebang sekitar pukul 03.00 WIB, tiba-tiba mobil ditumpanginya berhenti karena ada razia oleh sekelompok orang yang mengunakan atribut kepolisian.

Saat itu, oknum banpol masuk ke dalam mobil dan membangunkan Suhel yang dalam keadaan tertidur.

Oknum tersebut, jelas Suhel, mengenakan atribut mirip polisi.

“Dia memaksa saya untuk membuka sandi handphone, ketika pelaku melihat ada aplikasi Chip High Domino Island di handphone saya, seketika pelaku langsung membentak dengan mengatakan ‘Main judi kau ya?’, katanya, dikutip acehsatu.com dari durasi.tv, Jumat (21/1/2022).