Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Alas Aceh Tenggara

Seorang pemancing menemukan sesosok mayat tanpa identitas di Sungai Alas, Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara.
Sungai Alas Aceh Tenggara
Polisi mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Alas, Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, Sabtu (13/2/2021). Antara Aceh/HO/Bidhumas Polda Aceh

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Alas Aceh Tenggara

ACEHSATU.COM | ACEH TENGGARA – Seorang pemancing menemukan sesosok mayat tanpa identitas di Sungai Alas, Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo dalam keterangan tertulis yang disampaikan Bidang Humas Polda Aceh di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan Sabtu (13/2/2021).

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo dalam keterangan tertulis yang disampaikan Bidang Humas Polda Aceh di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan Sabtu (13/2/2021).

“Korban sejauh ini belum diketahui identitasnya, namun diperkirakan berumur sekitar 45 Tahun. Kami terus berupaya berusaha mengindentifikasi identitas mayat yang ditemukan pemancing tersebut,” kata AKBP Wanito Eko Sulistyo.

Sungai Alas Aceh Tenggara
Polisi mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Alas, Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, Sabtu (13/2/2021). Antara Aceh/HO/Bidhumas Polda Aceh

AKBP Wanito Eko Sulistyo mengatakan penemuan mayat tersebut bermula ketika seorang saksi berinisial MT hendak ke sungai untuk memancing.

Kemudian, saat saksi mencari lumut untuk umpan pancing, ia melihat sesosok mayat yang tersangkut di bebatuan di tengah sungai.

“Saksi MT sempat terkejut. Kemudian langsung melaporkannya kepada masyarakat dan diteruskan ke pihak Kepolisian,” ungkap AKBP Wanito Eko Sulistyo.

Selanjutnya personel tim identifikasi dari Satuan Reserse Kriminal dan dan Satuan Intelkam Polres Aceh Tenggara langsung menuju TKP untuk melakukan Identifikasi awal. Kemudian mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD H Sahudin untuk divisum.

“Saat ini, mayat tersebut sudah berada di RSUD H Sahudin Kutacane. Kami berupaya mengidentifikasi identitas mayat,” pungkas AKBP Wanito Eko Sulistyo. (*)