Mau Ke Kota Medan, Pikir Pikir Dulu !!!  Sumut Positif  Covid-19 124 Orang

ACEHSATU.COM – Bagi warga Aceh yang hendak bepergian ke Sumatera Utara khusunya Kota Medan,alangkah baiknya pikir pikir dulu secara matang karena  terhitung, Minggu (3/5/2020)  jumlah  warga yang terpapar virus covid-19 atau virus corona  di propvinsi tetangga Aceh ini sebanyak 124 orang  berdasarkan pemeriksaan metode PCR  ini.

Juru bicara GTPP Covid-19 Sumatera Utara, dr Whiko Irwan melalui live streaming, Minggu (3/5/2020) mengatakan, 93 warag yang positif berada di Kota Medan, 12 orang di Deli Serdang dan 4 orang di Asahan.  Sedangkan jumlah pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 158 orang, mereka saat ini dirawat dibeberapa rumah sakit yang menjadi rujukan Covid-19, menurut 4 orang dari angka sebelumnya 162 orang.

“Untuk pasien PDP dalam perawatan, 101 di antaranya dirawat di Kota Medan, 22 orang lainnya dirawat di Deli Serdang, sedangkan data orang dalam pemantauan (ODP) mengalami peningkatan dari sebelumnya yakni 2.063 orang, naik dari hari sebelumnya sebanyak 2.009 orang,”ujar Whiko

Sedangkan pasien meninggal masih sama dengan hari sebelumnya yaitu, 13 orang, sementara untuk penderita COVID-19 yang sembuh sebanyak 41 orang,” pungkas Whiko.

Bupati Tamiang  Larang Warga 

Sebelumnya, Bupati Aceh Tamiang juga melarang warga Aceh Tamiang  untuk tidak bepergian ke Kota Medan karena saat ini Ibu Kota Sumatera Utara itu masuk dalam zona merah sebagai salah satu kota pandemi  virus Covid-19.

Provinsi Sumatera Utara merupakan tetangga Provonsi Aceh dan berjarak seratusan kilometer  antara Kota Medan dengan Kabupaten Aceh Tamiang dengan waktu tempuh  2,5 – 3,5 jam.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil SH kepada Acehsatu.com, Jumat (24/4/2020) mengatakan, Kota Medan saat ini merupakan salah satu daerah zona merah yang menyebarkan pandemi virus corona kesejumlah daerah lain, untuk itu, warga Tamiang harus menjaga diri dan keluarga dengan tidak bepergian ke kota tersebut.

“Ini perlu saya himbau, terlebih saat ini kita sedang berada dalam bulan ramadhan dan menyambut lebaran Idul Fitri, biasanya orang tamiang menyambut lebaran pergi ke Kota Medan untuk berbelaja,” ujarnya.

Untuk lebaran tahun ini, lanjut mantan Kanwil BPN Aceh ini, warga Aceh Tamiang diminta menunda belanja kebutuhan lebaran di Kota Medan. “Lebih baik belanja kebutuhan ramadhan dan idul fitri di Aceh Tamiang saja agar terhindar dari paparan virus covid ini,” ujar Mursil.

Selain itu, saat ini kita membutuhkan perputaran ekonomi di daerah kita sendiri sehingga dengan warga berbelanja di Tamiang maka pedagang yang selama ini berjualan dengan penghasilan pas-pasan akibat pandemi ini, mampu bertahan sampai keadaan normal,” sambung Bupati.

Bupati juga menghimbau, agar warga tetap mematuhi himbaun pemerintah dengan menjaga jarak, menggunakan masker saat keluar rumah serta menghindar dari kerumunann dan sering cuci tangan dengan sabun pembersih (*)