Masyarakat BTN Garot Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H

Umat Islam di seluruh dunia selalu memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, atau perayaan kelahiran Rasulullah SAW yang biasa dilakukan setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Islam.
Masyarakat BTN Garot
Foto Deni Satria.

Laporan Deni Satria

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH — Umat Islam di seluruh dunia selalu memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, atau perayaan kelahiran Rasulullah SAW yang biasa dilakukan setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Islam.

Dalam perayaannya, tak hanya ada di tingkatan nasional saja, sampai tingkatan dusun pun sungguh meriah menyambut Maulid Nabi itu.

Contohnya, seperti yang diselenggarakan oleh masyarakat Dusun Indah Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Tema “Mari kita teladani akhlak Rasulullah, meningkatkan cinta kepada Rasulullah dan menjaga aqidah serta ukhwah islamiyah”.

Masyarakat BTN Garot
Foto Deni Satria.

Puncak acara Tablig Akbar yang di isi oleh Tgk. H. Masrul Aidi Bin Muhammad Ismi, Lc, tersebut digelar di Mesjid Babul Jannah Gampong Garot, pada Minggu, 10 Januari 2021 ba’da Subuh.

Walaupun acara tersebut dilaksanakan setelah salat subuh, namun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk mengikuti siraman rohani dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang disampaikan penceramah Tgk. H. Masrul Aidi Bin Muhammad Ismi, Lc,  

Ketua Panitia pelaksana Robby Syahputra, SE, M.Si. dalam sambutanya menyampaikan, pentingnya membangun ukhuwah Islamiah, Basariah, dan Wathoniah diantara kaum muslimin.

Anjurnya, yakni dalam rangka mewujudkan masyarakat yang kuat, maju dan bermartabat, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah pada saat berhijrah dari Mekkah ke Madinah. Selain itu juga pentingnya memiliki ukhuwah imaniyah sebagai landasan utama umat Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Robby juga meminta ditengah pandemi Covid-19, masyarakat untuk tetap taat anjuran pemerintah dalam menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), karena dengan 3M, dikatakannya, merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dan ada satu ‘M’ lagi yang harus kita lakukan, yaitu Memohon kepada Allah SWT agar wabah ini segera diangkat dari seluruh muka bumi ini,” ujar Robby yang juga mantan komisioner KIP Aceh. (*)