https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Gempa M 7,0 di Yunani dan Turki. (Foto: Dok. Associated Press)

ACEHSATU.COM | Jakarta – Masa tugas Tim medis darurat (EMT) Indonesia untuk misi kemanusiaan dalam penanganan korban gempa magnitudo 7,8 di Turki diperpanjang, Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

usai kedatangannya bersama anggota INASAR di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Letjen TNI Suharyanto mengatakan ” Sebanyak 115 orang Tim Kesehatan dari indonesia Masih tinggal di Turki ” Jumat, (24/2.

Suharyanto mengatakan tim kesehatan tersebut sementara diperpanjang masa tugasnya hingga 28 Februari 2023.

Baca Juga: Turki Apresiasi Semangat Masyarakat Aceh Kumpulkan Donasi untuk Turki 

Pihaknya masih menunggu perkembangan lanjutan dari pemerintah Turki untuk masa penanganan gempa.

Selain itu, satu unit pesawat Hercules TNI AD juga disiagakan di Turki dan diminta terus melaksanakan tugas. Pesawat tersebut siaga hingga 2 Maret 2023.

Suharyanto mengatakan pemerintah Turki telah menghentikan proses  pencarian, pertolongan dan evakuasi.

Sehingga pada hari ini, bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan 50 anggota tim pencarian dan pertolongan Indonesia (INASAR) kembali pulang ke Tanah Air setelah mengirimkan bantuan logistik.