Marzuki Achmad Bahas Lahan Mantan Kombatan GAM Dengan Menteri ATR

"Ada sebanyak 3.000 orang para kombatan GAM yang ditargetkan untuk pemberian lahan tersebut, dengan rincian tanahnya seluas 6 ribu hektar yang sudah tersedia" Pj Gubenur Aceh Achmad Marzuki
kombatan gam
PJ Gubenur Aceh, Achmad Marzuki dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto bahas lahan untuk 3000 mantan kombatan GAM. Rabu (24/8/2022) acehsatu.com/humas

ACEHSATU.COM [ JAKARTAPenjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki membahas lahan untuk mantan kombatan Gerakan Aceh Meredeka (GAM) dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto.

Lahan yang dibutuhkan untuk pemberdayaan mantan kombatan GAM ini seluas 6 ribu hektare yang akan diperuntukkan untuk 6000 mantan kombatan GAM.

Pengalokasian lahan untuk kombatan GAM tersebut merupakan amanah dari perjanjian damai antara GAM dengan Pemerintah RI dimana disebutkan, Pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada Pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi mantan pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkena dampak

“Kita membahas dan meminta dukungan dan bantuan Bapak Menteri agar perjanjian MoU Helsinki tentang kewajiban Pemerintah Pusat memberi tanah kepada mantan kombatan GAM,” ujar Achmad Marzuki dalam pertemuan dengan Menteri ATR/BPN di Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2022.

Baca : Wali Nanggroe Minta Pusat Mempercepat Proses Sertifikasi Lahan Eks Kombatan dan Korban Konflik

Pemberian tanah kepada mantan kombatan GAM, tambah Pj Gubernur Aceh juga tertuang dalam butir perjanjian damai antara GAM dengan Pemerintah RI terkait reintegrasi ke masyarakat yang terdapat dalam poin 3.2 Reintegrasi ke dalam masyarakat.

“Dalam poin tersebut dengan nomor 3.2.5. berbunyi Pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada Pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi mantan pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkena dampak,” sebutnya.

kombatan gam
PJ Gubenur Aceh, Achmad Marzuki dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto bahas lahan untuk 3000 mantan kombatan GAM. Rabu (24/8/2022) acehsatu.com/humas

Dirincikan Pj Gubernur Aceh, ada sebanyak 3.000 orang para kombatan GAM yang ditargetkan untuk pemberian lahan tersebut, dengan rincian tanahnya seluas 6 ribu hektar yang sudah tersedia.

Selain itu, Pj Gubernur Aceh juga menyingung terkait dengan penyediaan transmigrasi lokal di seluruh Kabupaten di Aceh yang nantinya diperuntukkan untuk masyarakat, baik bagi kombatan GAM dan juga kepada korban bencana alam.

Baca : Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan, KPA dan Anggota DPR Temui Menteri ATR/BPN di Jakarta

“Transmigrasi ini dirasa penting untuk memecah kemiskinan yang ada di Aceh. Sebagian masyarakat yang berada di daerah miskin nantinya dipindahkan ke daerah lain dengan adanya transmigrasi lokal ini,” ujar dia.

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto sangat mendukung dengan permintaan yang disampaikan Pj Gubernur Aceh. Bahkan ia langsung memerintahkan Dirjen dan Kanwilnya supaya menuntaskan hal tersebut, terutama terkait dengan penyerahan tanah kepada kombatan GAM.

“Untuk itu kita menargetkan akhir tahun ini akan tuntas. Dan saya akan hadir saat penyerahan tanah kepada 3 ribu mantan Kombatan GAM. Kita juga siap untuk membantu transmigrasi lokal untuk masyarakat Aceh,” ujar Hadi Tjahjanto

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRA, Saiful Bahri alias Pon Yahya, Anggota DPRA dr Purnama Setia Budi SpOG, dan Kepala Dinas Pertanahan Aceh, Ir Sunawardi MSi (*)