oleh

Mantan Ketua Pansel KIP Bireuen Mengaku Namanya Dicatut, Ketua PPP Sebut Saat Itu Pengurus Sedang Nggak Jelas

-Hukum-45 views

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bireuen, Athaillah Saleh mengaku tidak mengenal secara dekat dengan Rahmad S.Sos MAP, mantan Ketua Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota KIP Bireuen 2018-2023.

Athaillah mengaku mengenal Rahmad hanya sebagai dosen dan ia sering menemui Rahmad di lingkungan kampus Universitas Al-Muslim (Umuslim).

“Saat itu PPP Bireuen nggak jelas pengurus. Dua kubu, Kubu Murdani dan almarhum Said Fajri. Masing-masing kubu ini punya pengurus dan SK tersendiri,” kata Athaillah Saleh, menjawab ACEHSATU.com Senin (4/3/2019).

Sebelumnya, Rahmad mengaku bahwa namanya dicatut di SK Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor: 0079/SK/DPP/C/III/2016 di posisi sebagai Wakil Ketua Majelis Pakar Partai PPP Bireuen.

Ketua PPP Bireuen Athaillah dan SK Pengurus 2016. Foto | Kolase

Athaillah mengatakan, saat itu terjadi dualisme PPP, ia sendiri saat itu berada di kubu Murdani, sementara mengenai pengurus serta persoalan di kubu Said Fajri.

Athaillah juga mengaku dirinya tidak mengetahui lebih dalam.

BACA: Lima Komisioner KIP Bireuen Ditetapkan, Aroma Intervensi Ketua Parpol Merebak

“Pada saat itu saya sendiri bingung, Kubu Murdani punya SK, kubu Said Fajri punya SK. Makanya saya tidak mengenal jauh tentang Rahmad,” jelas wakil ketua DPRK Bireuen ini.

Sebelumnya diberitakan, proses penerimaan Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen periode 2018-2023 yang dilangsungkan beberapa bulan yang lalu sudah selesai.

Namun, sebuah fakta baru terungkap adanya indikasi kecurangan dalam dalam penetapan anggota panitia seleksi (pansel) rekrutmen Anggota KIP Bireuen periode 2018-2023.

BACA: Rekrutmen Anggota KIP Bireuen Diduga Cacat Hukum, Ketua Pansel Masih Pengurus Aktif Parpol

Masalahnya, Ketua Pansel KIP Bireuen, Rahmad S.Sos. MAP ternyata masih merupakan pengurus aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bireuen.

Secara aturan hukum berdasarkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan di Aceh dan juga berdasarkan pasal 14 ayat 2 huruf e tim independen atau pansel  yang melakukan Penjaringan dan Penyaringan Calon anggota KIP tidak boleh pernah menjadi anggota partai politik atau partai politik lokal.

BACA: Komisi A DPRK Bireuen: Kami Hanya Menerima Berkas dari Sekretariat

Hal itu dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling kurang dalam jangka waktu lima tahun sebelumnya tidak lagi menjadi anggota partai politik atau partai politik lokal yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik atau partai politik lokal yang bersangkutan.

BACA: Rahmad SSos MAP: Saya Merasa bukan Anggota Partai 

Ketua Pansel KIP Bireuen Rahmad S.Sos MAP masuk dalam susunan dan Personalia Pimpinan Majelis Pakar Dewan Pimpinan Cabang Partai PPP Kabupaten Bireuen Periode 2010-2015 dimana Rahmad menjabat sebagai wakil ketua Majelis Pakar Partai PPP Bireuen, ini dibuktikan berdasarkan SK Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor: 0079/SK/DPP/C/III/2016.

Fakta tersebut kemudian memunculkan dugaan atas aspek pelanggaran hukum berdasarkan  Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 tentang penyelenggara pemilihan umum dan pemilihan di Aceh pada paragraf 2 tentang Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/kota. (*)

Komentar

Indeks Berita