Manajemen Membaik, Dayah Tradisional di Aceh Semakin Diminati

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pengelolaan manajemen yang baik dan terbuka kepada publik berdampak terhadap semakin tingginya animo masyarakat menitipkan anak-anaknya belajar di dayah tradisional yang ada di Aceh.

Demikian salah satu butir hasil temuan penelitian yang disampaikan Promovendus Effendy JJ Putra pada sidang terbuka promosi doktor Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis 918/6). Effendy JJ Putra berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Strategi Teungku Dayah dalam Pengelolaan Manajemen Lembaga Pendidikan Tradisional di Aceh”.

Sidang terbuka dalam rangka promosi Doktor, S-3 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), tersebut dipimpin oleh Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Warul Walidin. AK,MA.

Hasil penelitiannya, Effendy menunjukkan adanya peningkatananimo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan anaknya pada dayah tradisional. Ia juga memaparkan jumlah santri pada dayah tradisional yang terus meningkat saaat ini.

“Hal ini didukung oleh manajemen kepemimpinan Teungku Dayah sudah mulai terbuka, sehingga pelimpahan wewenang sudah didistribusikan kepada masing-masing level kepemimpinan untuk mengambil keputusan,” katanya,

Temuan lainnya, santri-santri di dayah sudah ditempatkan sesuai kemampuan berdasarkan hasil tes ketika ujian masuk, penerapan kurikulum pembelajaran mengikuti kurikulum nasional dengan penambahan kurikulum berbasis dayah yang diajarkan pada sore hari atau malam hari,” terang Effendy.

Ia menjelaskan dari hasil temuannya itu, bahwa pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana dilakukan secara terbuka dan dipertanggungjawabkan secara periodik kepada masyaraka, termasuk pengumuman setiap Jumat.

Effendy J. Jaraputra, SH., S, Sos., M. Si, yang saat ini tercatat sebagai salah orang Widyaiswara Ahli Madya pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.

Majelis sidang terbuka terdiri dari Prof. Dr. Warul Walidin. AK, MA selaku ketua sidang, Prof. Dr. Mukhsin Nyak Umar, MA selaku sekretaris, Prof. Dr. M. Hasbi Amiruddin, MA dan Prof. Dr. Jamaluddin Idris, M. Ed masing-masing sebagai promotor, Prof. Dr. Azman Ismail, MA, Dr. Gunawan Adnan, MA, dan Dr. Syabuddin Gade, M. Ag, masing-masing sebagai penguji.

Sedangkan Prof. Dr. Abdul Mukti, MA (Wakil Rektor bidang akademik dan kelembagaan UIN Sumatra Utara), sebagai penguji luar menggunakan fasilitas daring. (*)