Malam Pertama Ramadhan, Jamaah Sholat Taraweh Padati Masjid Jami’ Al-Falah, Langsa

Dilaporkan pelaksanaan sholat teraweh berjamaah di Masjid Jami' Al Falah Gampong Geudubang Aceh berjalan, tertib dan lancar.

ACEHSATU.COM | LANGSA – Malam pertama Ramadhan 1443 H, Jamaah sholat teraweh padati masjid Jami’ Al-Falah Gampong Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro, Pemko Langsa, Sabtu (2/4/22).

Pelaksanaan sholat dipimpin oleh imam muda, Tgk.Aima. Diawali pelaksanaan sholat fardhu Isya berjamaah. Setelah itu dilanjutkan kegiatan sholat taraweh berjamaah sebanyak 20 rakat dan sholat witir Tiga Rakaat.

Baca Juga : Ribuan Masyarakat Nagan Raya Sudah Dua Hari Puasa, Pemerintah Tetapkan 3 April 2022 Ramadhan

Sebelumnya, salah satu tokoh agama Gampong Geudubang Aceh DR.H.Rais Muis menjelaskan tentang tata tertib pelaksanaan sholat teraweh serta informasi tentang berbagai kegiatan bulan Ramadhan berlangsung di Masjid Jami’ Al-Falah Gampong setempat, diantaranya, qultum Subuh, setiap hari Kamis-Sabtu.

Dilaporkan pelaksanaan sholat teraweh berjamaah di Masjid Jami’ Al Falah Gampong Geudubang Aceh berjalan, tertib dan lancar.

Seperti Yang Diketahui Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah Jatuh pada Minggu 3 April 2022

Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1443 H jatuh pada Minggu, 3 April 2022. Ketetapan itu disampaikan setelah sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).

Sidang isbat digelar secara langsung di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022). Sidang isbat juga diikuti oleh sebagian peserta secara virtual.

“Dengan dua hal tersebut di atas, berdasarkan hisab, posisi hilal seluruh Indonesia sudah di atas ufuk, akan tetapi belum memenuhi kriteria MABIMS baru, yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat serta laporan rukyatul hilal,

secara mufakat bahwa 1 Ramadan 1443 Hijriah jatuh pada hari Ahad, 3 April 2022,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam jumpa pers, Jumat (1/4/2022).

Sidang isbat digelar sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender Hijriah.

Sidang isbat melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, hingga perwakilan ormas-ormas Islam.

Selain itu, dilibatkan juga perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang sekarang tergabung dalam BRIN, BMKG, serta undangan lainnya. Pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI turut diundang