ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – H Makmur Budiman SE, ditetapkan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, periode 2019-2024, dalam dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) VI Kadin Aceh yang dilaksanakan di Hotel Kyriad, Banda Aceh, Rabu (19/6/2019).

Direktur Utama PT Makmur Inti Sawita itu menaruh harapan besar terhadap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani dan jajarannya yang ikut hadir di Muprov VI Kadin Aceh ini.

Makmur menyimpan harapan besar dan sangat berharap dibantu dan mendapat dukungan dari Kadin Pusat.

Makmur Budiman SE, ditetapkan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, periode 2019-2024, dalam dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) VI Kadin Aceh yang dilaksanakan di Hotel Kyriad, Banda Aceh, Rabu (19/6/2019).

Disebutkan, ia akan mencurahkan bahwa banyak potensi, tapi hambatan yang aral melintang di Aceh selama ini, juga tidak kurang, ungkap Makmur.

Pertama, ungkapnya di Aceh memiliki potensi komoditi CPO. Lalu di Aceh juga punya komoditi kopi, karet, serta pinang serta komoditi lainnya.

“Tapi, kita masih memiliki banyak hambatan, di antaranya tidak berfungsinya pelabuhan di Aceh, sehingga semua komoditi di Aceh diekspor melalui Medan.

Karena itu, kami sangat berharap dari Kadin pusat dapat membantu kami agar pelabuhan-pelabuhan di Aceh berdenyut kembali,” ungkap Ketua ISEI Banda Aceh periode 2019-2022 ini.

Dikatakan, Aceh selama ini juga mengalami defisit perdagangan yang sangat luar biasa.

Makmur mencontohkan salah satunya telur ayam yang mungkin sudah mencapai 50 tahun terus didatangkan dari Medan.

Jadi, Aceh tidak pernah mampu mandiri serta dalam satu tahun uang yang dikeluarkan dari Aceh hanya untuk membeli satu jenis itu saja hampir Rp 1 triliun. (*)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *