Mahasiswa yang Minta Restu Ibu Demo Omnibus Law: Mah, Negara Ini Sedang tidak Baik-baik Saja

Mahasiswa Dian Mulyana (kanan) saat demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja. Dok. pribadi Dian.

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Di tengah ramainya pemberitaan demi mahasiswa menolak omnibus law UU Cipta Kerja, beredar di TikTok kisah seorang mahasiswa yang dengan santun meminta restu dari ibunya untuk ikut demo.

Video percakapan antara anak dan ibu itu langsung viral di TikTok.

Assalamualaikum mah. Dimul mau izin boleh. Tapi janji jangan marah. Banyak mahasiswa dimul yang chat nyariin. Dimul mau minta restu mamah. Mau minta restu turun aksi ke jalan menyuarakan suara rakyat mah. Negara ini sedang tidak baik-baik saja,” begitu perkataan Dimul saat meminta restu pada ibunya via WhatsApp. Dimul mengunggah percakapan via pesan teks dengan ibunya ini ke akun TikTok @dimul.id pada Rabu (7/10/2020).

Dalam unggahannya tersebut Dimul pun memperlihatkan reaksi dari ibunya saat dia minta izin berdemo. Sang ibu memberikan jawaban yang membuat netizen terharu.

“Mama siapin bekelnya, almamater udah mama siapin. Jangan lupa baca do’a, shalatnya jangan ditinggal. Doa mamah akan selalu menyertaimu. Titip salam dari mamah untuk DPR yang jahat itu, suruh banyak-banyak istigfar. Bismillah hati-hati di jalan perjuangan nak,” begitu balasan ibunda Dimul.

Ketika dikonfirmasi oleh Woliop, Dimul, mahasiswa yang viral karena meminta izin demo Omnibus Law kepada ibunya itu mengaku kaget video yang diunggahnya viral di TikTok. Hingga kini video tersebut sudah ditonton jutaan kali dan mendapat puluhan ribu komentar.

Pria dengan nama lengkap Dian Mulyana itu pun mengungkapkan soal demo yang diikutinya. Dimul mengaku mengikuti demo bersama teman-temannnya sesama mahasiswa di Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari seluruh indonesia

“Saya merasa kaget aja banyak teman-teman yang kasih tahu kalau viral. Tapi senang dan bangga ternyata isi kolom komentar sangat positif dan memberi dukungan, serta yang paling penting mereka semua mendoakan perjuangan kita untuk rakyat Indonesia. Saya bangga jadi anak Indonesia tapi saya tidak bangga punya DPR RI yang tidak pro rakyat,” tegasnya kepada Wolipop Kamis (8/10/2020).

Dimul mengatakan percakapan via WhatsApp dengan ibunya itu dilakukannya sehari sebelum berangkat ke Jakarta untuk ikut demo Omnibus Law. Dia berangkat dari Subang ke Jakarta dengan naik motor.

“Semalam berangkat sampai di Jakarta, subuh naik motor dan langsung prepare untuk demo. Berangkat dari jam 08.00 WIB sampai dibubarkan dan sampai tuntutan terpenuhi,” terangnya.

Dian yang mempunyai nama kecil Dimul ini mengungkapkan dirinya sejak dulu aktif mengikuti berbagai organisasi. Dan karena sang ibu kerap meninggalkannya untuk tugas ke luar negeri, mereka pun rutin berbagi kabar mengenai apapun melalui pesan WhatsApp.

“Dari kecil sudah di tinggal sama mama ke luar negri, dan mama selalu support kalau soal organisasi karena itu wadah yang positif untuk saya peribadi,” ujarnya.

Dimul meminta izin untuk ikut demo Omnibus Law kepada orangtuanya agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ia bersama rekan sesama mahasiswa lainnya menyuarakan aspirasi mereka di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Mama sebetulnya nggak asing dengan saya minta izin. Kalau ditanya berapa kali rasa rasanya setiap aksi maka saya ada dalam barisan juang itu. Beliau mama yang luar biasa,” ucapnya haru.

Dimul yang merupakan anak tunggal itu mengungkapkan alasannya mengunggah percakapannya via WhatsApp dengan sang ibu ke akun TikToknya.

“Awalnya iseng aja dan saya rasa itu dekat sebagai keresahan banyak mahaiswa yang ingin turun ke jalan. Namun terbentur dengan izin dan restu orangtua. Mudah-mudahan dapat menginspirasi banyak orang tua dan kawan-kawan yang sedang berjuang untuk ibu pertiwi,” pungkas Dimul yang saat diwawancara Wolipop masih mengikuti demo Omnibus Law di Jakarta. (*)