Mahasiswa Prodi MKSP Gelar Acara Family Gathering 2020 di Pantai Wisata Riting Lhoknga

Mahasiswa Prodi MKSP foto bersama kegiatan Family Gathering di Pantai Riting Lhoknga Aceh Besar, Sabtu (7/11/2020)/Foto: ACEHSATU.com

ACEHSATU.COM, BANDA ACEH – “Jangan Tunggu Kehilangan Baru Sadar Arti Kebersamaan,” begitu tema yang diangkat pada acara tahun ini.

Mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan Sektor Publik (MKSP) tiga angkatan 2018, 2019, dan 2020 menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertajuk “Family Gathering” pada hari Sabtu, (7/11/2020) di Pantai Wisata Riting Lhoknga Aceh Besar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi MKSP (Himapro MKSP) tersebut dibimbing oleh Josi Farmiati, SE, MM selaku Ketua Prodi dan diikuti oleh mahasiswa seluruh angkatan.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan acara dan sambutan Ketua Prodi dan panitia, perkenalan antar mahasiswa, permainan/games, kemudian dilanjutkan dengan acara inti, yaitu gathering dan makan siang bersama.

Josi Farmiati dalam kata sambutannya mengatakan, “Gathering yang diadakan hari ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mempererat persaudaraan diantara mahasiswa. Apalagi pada semester ini mahasiswa sudah mulai memiliki kesibukan perkuliahan dan organisasi masing-masing.”

“Hal ini menekankan bahwa kegiatan gathering sangat dibutuhkan untuk mempererat rasa kekeluargaan khususnya di Prodi MKSP,” kata Josi.

Sementara itu Ketua Panitia yang juga menjabat Ketua Himapro MKSP Ajrul Amilin didampingi oleh Armanda, Gebrina Adzkia, Mauliana Safitri, Fahira Dayana, Hazratul Akmal dan komting angkatan 2019 dan 2020 mengungkapkan kegiatan Gathering ini merupakan program pihaknya dan didukung oleh Ketua Prodi selaku pembina bertujuan untuk menjalin keakraban mahasiswa MKSP antar angkatan dan para dosen.

“Acara ini sangat bagus dan positif bagi keakraban dan kebersamaan mahasiswa,” kata Ajrul.

Lebih lanjut ia menambahkan, “kegiatan ini kami pilih sejak awal dengan konsep family gathering karena kami merasa perlu adanya penguatan dari  internal. Walaupun setiap hari bertemu saat jam kelas namun sulit sekali mengumpulkan teman-teman untuk bisa menghabiskan waktu bersama. Momen ini dapat kami gunakan untuk mewadahi teman-teman berekspresi, bermain, bercanda,  dan juga makan bersama,” pungkasnya. (*)