Bireuen

Mahasiswa Bireuen Berdemo: Batalkan Pengadaan Mobil Mewah Bupati

Selain itu, mahasiswa juga meminta agar Bupati Bireuen bersikap adil dalam memenangkan pelelangan proyek APBK Bireuen.

FOTO | FAJRI BUGAK

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kabupaten Bireuen, Senin (8/10/2018), mengelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRK Bireuen.

Mereka menuntut dibatalkan pengadaan mobil dinas baru yang sangat mewah seharga Rp 1,9 miliar untuk Bupati Saifannur.

Koodinator Aksi, Iskandar dalam orasinya menyampaikan  pihaknya meminta  DPRK Bireuen membatalkan pengadaan mobil mewah dengan menyurati Tim Evaluasi Anggaran Provinsi Aceh terkait pengadaan mobil dinas Bupati Bireuen seharga Rp 1,9 miliar dalam APBK-P 2018.

BACA: Jika Bupati Tetap Ngotot Beli Mobil Mewah, GPPM Bireuen Ancam Turun Berdemo

“Kami minta Bupati Bireuen tidak memaksa kehendak dalam menerima mobil dinas baru dari usulan APBK – P 2018, karena ada pertimbangan tanggung jawab moral kita bersama dengan kondisi keuangan daerah Bireuen sedang sakit/devisit,” kata Iskandar dalam orasinya.

Massa juga meminta Bupati Bireuen tidak menjalankan roda pemerintahan secara dinasti dalam penempatan Kepala SKPK.

BACA: PNA Kritik Bupati Saifannur: Mewakafkan Diri Membangun Bireuen Hanya Omong Kosong

Selain itu, mahasiswa juga meminta agar Bupati Bireuen bersikap adil dalam memenangkan pelelangan proyek APBK Bireuen.

Jangan bersikap nepotisme dengan mengutamakan perusahaan sanak keluarganya, harus mencerminkan keadilan dan transparan sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial di antara para kontraktor,” teriak mahasiswa. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top