Nanggroe

Mahasiswa Aceh: Kami Lebih Percaya Arab Saudi Ketimbang Keinginan BPKH

“Karena kami sudah terlalu sering kecewa dengan kebijakan yang ada di pemerintah pusat sampai hari ini, jangan sampai wakaf ini jadi milik bersama tidak sesuai ikrarnya di masa yang akan datang karena BPKH,”

foto | ist

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Ketua Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Aceh Muhammad Reza Saputra mengatakan pihaknya lebih mempercayai Kerajaan Arab Saudi dalam hal pengelolaan wakaf Aceh di Mekkah daripada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI.

Sebelumnya, Kepala BPKH Anggito Abimanyu menyampaikan BPKH sedang menjajaki kemungkinan investasi.

Menurut Anggito, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ini telah melakukan pembicaraan dengan pemilik tanah wakaf dan pengelolanya.

“Kami lebih percaya Arab Saudi ketimbang keinginan BPKH, biarlah pengelolaan tanah wakaf Aceh itu dikendalikan Arab Saudi  agar tidak bertentangan dengan tujuan dan niat dasar dari Habib Bugak,” kata Reza.

Ia meminta Anggito jangan mencari-cari celah untuk mencapai tujuannya, silahkan ambil di tempat lain saja investasinya.

“Karena kami sudah terlalu sering kecewa dengan kebijakan yang ada di pemerintah pusat sampai hari ini, jangan sampai wakaf ini jadi milik bersama tidak sesuai ikrarnya di masa yang akan datang karena BPKH,” ujar Reza.

Ia mempertanyakan siapa rekan aktivis yang disebut Anggito Abimayu serta Pemerintah Aceh mana yang akan ditemuinya untuk pembahasan tersebut.

“Semua harus dibuka ke publik, jangan ada yang ditutup-tutupi. jangan sampai wakaf pun dijadikan tempat melabuh kepentingan pihak tertentu,” tegasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top