Luhut Bicara Blak-blakan: Kita Sekarang Jadi ‘Darling’ Bagi Investor

Luhut menyebut Indonesia bagaikan darling alias kesayangan para investor.
Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Bicara Blak-blakan: Kita Sekarang Jadi Darling Bagi Investor. | Foto: Lucas Aditya/detikcom

Luhut Bicara Blak-blakan: Kita Sekarang Jadi ‘Darling’ Bagi Investor

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berterus-terang tentang kondisi Indonesia yang saat ini jadi incaran para investor. Luhut menyebut Indonesia bagaikan darling alias kesayangan para investor.

Hal itu dibuktikan dengan realisasi investasi Indonesia naik di tahun 2021, padahal saat itu COVID-19 sedang tinggi-tingginya. Hal ini merupakan parameter untuk menunjukkan betapa menariknya Indonesia di mata investor.

BACA JUGA: Heboh soal Spanduk ‘Dukung Luhut Capres 2026’ Nongol di Jakarta, Pengamat: Itu Bersayap

“Kita itu sekarang jadi darling buat orang yang mau investasi, datang kemari. Kamu lihat aja angkanya investasi di 2021 COVID kan? Angkanya malah naik,” ungkap Luhut kepada wartawan di sela acara BKPM yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2022).

Di sisi lain, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan realisasi investasi di Indonesia mencapai target di tahun 2021. Realisasi investasi di tahun tersebut mencapai Rp 901 triliun, mencapai target Rp 900 triliun.

“Sekadar informasi, tahun 2021 realisasi investasi mencapai target, bahkan lebih dari Rp 1 triliun. Itu mencapai Rp 901 triliun. Di mana bapak Presiden menargetkan kepada kami Rp 900 triliun,” ungkap Bahlil.

Jumlah realisasi investasi ini naik 9% secara tahunan. Di 2020 Indonesia mencatat realisasi investasi sebesar Rp 826,3 triliun, di tahun ini pun investasi Indonesia naik sebesar 2,1% secara tahunan.

BACA JUGA: Kemenag Akui Yaqut Cholil Tak Kenal Pendeta yang Minta 300 Ayat Quran Dihapus

Kembali ke Luhut, dia juga mengklaim ekonomi Indonesia masih kuat dihantam gonjang-ganjing kondisi global. Dia menyatakan saat ini mata uang Rupiah pun disebut paling stabil.

“Kita lihat hari ini orang currency gonjang-ganjing, Rupiah kan paling stabil. Nggak bisa dibohongi,” ungkap Luhut.

Dia juga mengatakan bicara soal utang, Indonesia merupakan negara dengan jumlah utang yang terkendali.

“Kalau orang bilang utang sana sini, semua negara di dunia ini hutang besar. Kita termasuk kecil kan, 40%-an dari PDB,” kata Luhut. (*)