LSP-P1 SMK-PP Negeri Saree Melaksanakan Uji Sertifikasi Kompetensi Perdana Bagi Siswa Kelas XII

0
13

ACEHSATU.COM, ACEH BESAR – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) SMK-PP Negeri Saree melaksanakan Uji Sertifikasi Kompetensi Perdana kepada 20 orang siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian (KK) Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) pada 19 – 20 Desember 2019 di TUK Mandiri SMK-PP Negeri Saree, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan ini secara teknis dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) SMK-PP Negeri Saree untuk pertama kalinya sejak mendapat Lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Uji Sertifikasi Kompetensi ini dilaksanakan dalam rangka menyahuti Program Revitalisasi SMK yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 yang secara anggaran didukung penuh oleh Direktorat Pembinaan SMK Kemdikbud melalui Program Bantuan Sertifikasi Siswa tahun 2019.

Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan oleh Muhammad Amin, SP.,MP selaku kepala SMK-PP Negeri Saree yang didampingi oleh para Wakasek, para Ketua Kompetensi Keahlian, Ketua LSP beserta Asesor, Ketua TUK, dan juga para siswa selaku peserta Uji Sertifikasi Kompetensi.

Setelah pembukaan, langsung dilaksanakan Uji Kompetensi yang diawali dengan tahap pra konsultasi Asesmen, Asesmen, Ujian Tulis di laboratorium Komputer, Uji Lapangan, Observasi dan Re-asesmen jika peserta tidak lulus ujian tulis pertama. Setelah semua tahapan dilakukan dengan benar, kegiatan akan diakhiri dengan rekomendasi Kompeten.

Uji Sertifikasi Kompetensi ini diuji oleh Asesor LSP-P1 yang telah memiliki Lisensi dari BNSP yaitu Asriati, SP dan Suriyadi, SP yang juga merupakan Ketua LSP-P1 SMK-PP Negeri Saree. Dalam Uji Sertifikasi Kompetensi kali ini, para peserta di Uji Skema Sertifikasi KKNI Level II Kluster 1 sebanyak 10 Unit Uji.

Dimana para peserta nantinya akan menjalankan Uji Sertifikasi sebanyak 3 Kluster yang terdiri dari 36 Unit Uji, sehingga nanti jika telah menyelesaikan ke 3 Kluster tersebut, para peserta akan dinyatakan Kompeten dan diberikan Sertifikat Kompetensi oleh BNSP, begitu penjelasan dari Ketua LSP-P1, Suriyadi, SP.

Sertifikat Kompetensi adalah bukti pengakuan tertulis atas capaian kompetensi pada kualifikasi tertentu yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terakreditasi atau berlisensi BNSP.

Seorang lulusan SMK bisa memiliki lebih dari satu sertifikat kompetensi, tergantung pada program keahlian yang diambilnya di SMK. Materi uji sertifikasi ini disusun berdasarkan jenjang kompetensi lulusan SMK pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kompetensi lulusan SMK sesuai KKNI minimal memuat kemampuan melaksanakan pekerjaan spesifik, operasional dasar, dan kontrol kualitas.

Setelah melalui berbagai tahapan yang telah dilaksanakan dan diuji selama 2 hari, para siswa tersebut dinyatakan Kompeten dalam Skema Sertifikasi KKNI Level II Kluster 1 bidang Produksi Tanaman. Pada semester genap tahun 2020 para peserta ini akan diuji kembali untuk Kluster 2 dan 3.

Muhammad Amin, SP.,MP selaku Kepala SMK-PP Negeri Saree mengaku senang dan bersyukur bahwa seluruh peserta dinyatakan kompeten.

“Ini menjadi motivasi bagi kami selaku kepala sekolah untuk terus mendukung dalam meningkatkan kompetensi para siswa, karena kedepan setiap siswa yang tamat dari SMK khususnya SMK pertanian harus memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh BNSP,” ujar Muhammad Amin, SP.MP.

Ia juga berharap program Sertifikasi Kompetensi ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya dengan dukungan dari berbagai pihak terutama Direktorat Pembinaan SMK Kemdikbud, Kementerian Pertanian RI, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, dan Dinas Pendidikan Aceh karena program ini sangat membantu dan dibutuhkan oleh pihak sekolah, siswa dan alumni.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga terlaksanakannya kegiatan ini dengan baik dan lancar terutama pengurus LSP-P1, TUK, dan Asesor. Kedepan kami akan berusaha supaya jumlah siswa yang dapat di Uji Sertifikasi ini lebih banyak lagi sehingga seluruh siswa kelas XII ketika tamat memiliki sertifikat kompetensi sesuai Komoetensi Keahliannya,” ungkapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here