Longsor di Bukit Seumadam Tutupi Badan Jalan, Lintas Medan-Banda Aceh Macet Dua Kilometer

Longsor Bukit Seumdam diduga akibat tingginya curah hujan di sertai angin kencang yang terjadi seminggu ini di Aceh Tamiang.
Petugas sedang bekerja membersihkan longsor yang menutupi badan jalan nasional Medan-Banda Aceh di kawasan Bukit Semadam, Sabtu (26/9/2020) Foto. Muhammad Nasir/Tamiangsatu.com.

Laporan Muhammad Nasir | Wartawan Tamiangsatu.com

ACEHSATU.COM | ACEH TAMIANG – Longsor di Bukit Seumadam, Kampung Seumdam Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang menimbun sebagian badan jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, membuat tranportasi darat macet sepanjang dua kilometer pada Sabtu (26/9/2020).

Longsor Bukit Seumdam diduga akibat tingginya curah hujan di sertai angin kencang yang terjadi  seminggu ini di Aceh Tamiang.  

Personil polisi dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dengan sistim buka tutup karena bagian kanan arah Kota Medan tertimbun longsor.  

Tim Reaksi Cepat BPBD Aceh Tamiang langsung turun kelapangan melakukan pembersihan timbunan tanah di badan jalan dengan menggunakan alat berat serta membersihkan pohon menggunkan chain saw.

“Informasi yang kita terima longsor terjadi di kawasan Bukit Semadam subuh tadi,” ujar Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaa dan Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Tamiang, Muhammad Husni kepada seperti dilansir Tamiangsatu.com, Sabtu (26/9/2020).

Mendapat informasi tersebut pihaknya bergerak cepat ke lokasi longsor dibantu SAR Aceh Tamiang, TNI/Polri dan warga setempat membersihkan material longsor yang menutupi sebagian badan jalan.

“Kita bersihkan pohon yang ikut terbawa dalam material longsor yang menimbun badan jalan setelah itu timbunan tanah kita bersihkan dengan menggunakan alat berat,” ujar Husni

Dampak longsor tersebut sempat membuat transportasi jalan nasional tersebut macet hingga dua kiometer penjangnya baik arah menuju Banda Aceh maupun menuju arah Medan, Sumatera Utara.

Kapolsek Kejuruan Muda, Iptu Hendra Sukmana mengatakan, pihaknya bersama Satlantas Polres Aceh Tamiang mengurai kemacetan di jalan nasional tersebut dengan sistem buka tutup.

“Panjang kemacetan diperkirakan masing-masing sisi antrean kendaraan mencapai dua kilometer,” ujar Kapolsek.

Saat ini arus lalu lintas sudah normal kembali setelah dilakukan pembersihan. (*)