Lima Pria Ditangkap BNN Aceh, 14 Kilogram Sabu-sabu Dan 16 Kilo Ganja Disita

"Petugas menciduk MS dan menemukan enam kilogram sabu.dan di lokasi ketiga, petugas menciduk ZN dan menyita sabu tujuh kilogram dalam menjalankan misi haramnya, mengedar sabu-sabu, tersangka mendapat imbalan Rp 50 juta perkilogram"
sabu-sabu
BNNP Aceh menangkap tiga tersangka pengedar sabu di Aceh Timur dan mengamankan sabu seberat 14 kilogram dari tangan 3 pengedar. Selasa (15/2/2022) acehhssatu.com/detik.com

ACEHSATU.COM [ ACEH TIMURBNN Propinsi Aceh menangkap tiga pengedar sabu-sabu inisial  ZK, MS dan ZN di Aceh Timur  dan menyita barang bukti (BB) sebanyak 14 kilogram. Ketiganya  ditangkap terpisah di kabupaten itu beberapa waktu lalu

Selain itu, BNN Aceh juga menangkap dua pria terduga pengedar 16 kilogram narkotika jenis ganja inisial AS dan SR. Penangkapan keduanya dilakukan. Senin (24/1/2022) . Keduanya memperoleh ganja dari Lamteuba, Aceh Besar. Satu paket kecil dijual Rp20 ribu

Baca : BNN Aceh Musnahkan Narkotika Rp31 Miliar Lebih

Kepala BNNP Aceh Brigjen Heru Pranoto, Selasa (15/2/2022) mengatakan, terkait pengedar sabu-abu di Aceh Timur, saat ini  BNN Aceh juga sedang memburu dua bandar sabu lagi, inisial M yang berada di negara Malaysia dan inisial H.  

“Satu DPO berinisial M berada di Malaysia dan satu lagi H. Barang bukti yang kita sita dari ketiganya yakni 14 kilogram sabu,” ujar Brigjen Her.

Tertangkpanya tiga pengedar barang haram ini, lanjut Heru, bermula informasi yang diperoleh BNN Aceh  terkait adanya transaksi sabu dalam jumlah besar. Setelah diselidiki, petugas menciduk ZK di rumahnya pada Jumat (4/2/2022) dan menemukan barang bukti satu kilogram sabu.

Baca : BNN Aceh Tangkap 2 Bandar Narkoba, 8 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Disita

Setelah dilakukan pengembangan, petugas menciduk MS dan menemukan enam kilogram sabu.dan di lokasi ketiga, petugas menciduk ZN dan menyita sabu tujuh kilogram dalam menjalankan misi haramnya, mengedar sabu-sabu, tersangka mendapat imbalan Rp 50 juta perkilogram.

“Mereka mengedarkan sabu ini dengan imbalan Rp50 juta,” jelas Heru.

Menurutnya, dari ketiga tersangka, hanya ZN yang mengkonsumsi sabu. Dua tersangka lain mengaku mengedarkan sabu untuk mendapatkan keuntungan. “Mereka tidak memakai karena tau sabu itu bahaya. Keduanya mengaku menjadi pengedar untuk keuntungan,” demikian  Kepala BNNP Aceh Brigjen Heru Pranoto dilansir detik.com

Kejar-kejaran Tangkap Sabu

Sebelumnya diberitakan acehsatu.com. aksi kejar-kejaran penangkapan pengedar sabu-sabu antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan tersangka, BNN berhasil mengamankan sekitar 32 bungkus sabu-sabu yang diperkirakan sekitar 32 kilogram sabu-sabu dalam tiga tas tersangka Dani Wardana (32) yang diduga berperan sebagai kurir pengedar barang haram narkotika tersebut, Selasa (30/11/2021)

sabu-sabu
BNN menghadang dan mengamanakan tersangka kurir pengedar sabu-sabu di Bayeun, Aceh Timur, Selasa (30/11/2021) acehsatu.com/tangkapan video istimewa

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Basri Hasan SH MH kepada acehsatu.com, Rabu (1/11/2021) mengatakan, tersangka berhasil dihadang petugas BNN di Jalan lintas Nasional Desa Alue Itam, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

“Sebelum aksi penangkapan tersebut, BNN sudah mengintai aktifitas tersangka dua hari dua malam di Idi, Aceh Timur,” ujar AKBP Basri.

Baca : Aksi Kejar-kejaran, BNN Amankan 32 Bungkus Sabu-sabu di Aceh Timur

Dijelaskan Kepala BNN Langsa ini, dalam pengejaran tersebut, pihak BNN menggunakan dua mobil, ketika di hadang di Bayeun, mobil tersangka sempat menabrak mobil petugas BNN ketika salah satu petugas mau keluar dari mobil sehingga petugas BNN mengalami luka di bagian kelopak mata bagian kanan.

“Sigap anggota tersebut, ia langsung masuk dalam mobil kembali, jika tidak, diperkirakan petugas tersebut mati ditabrak mobil tersangka, Alhamdulillah selamat,” jelas Basri lagi.

Selanjutnya, petugas BNN langsung mengamankan tersangka dan menggeledah mobil mewah itu dan berhasil ditemukan tiga tas berisi barang haram narkotika jenis sabu-sabu dengan jumlah 32 bungkus yang diperkirakan beratanya mencapai 32 kilogram sabu-sabu.

Dari pengembangan kasus tersebut, pada hari yang sama, pihak BNN kembali mengamankan satu tersangka lainnya atas nama Muchsin (32) di depan Taman Bambu  Runcing, Kampung Jawa Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa yang diduga bertindak sebagai checker.

“Saat ini barang bukti dan dua tersangka diamankan sementara di BNN Kota Langsa untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Basri Hasan (*)