Libur Panjang, Penjagaan Perbatasan Aceh Diperketat

Posko pemeriksaan di pos perbatasan Sumatera Utara - Aceh yang berada di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang terus di perketat seiring libur panjang akhir bulan ini, Oktober 2020.
Posko pemeriksaan di pos perbatasan Sumatera Utara-Aceh yang berada di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang terus diperketat seiring libur panjang akhir bulan Oktober 2020. Foto Reki Ilham/AcehSatu.Com

ACEHSATU.COM | ACEH TAMIANG – Posko pemeriksaan di pos perbatasan Sumatera Utara – Aceh yang berada di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang terus di perketat seiring libur panjang akhir bulan ini, Oktober 2020.

Perwira Pengendali Pengecekan Suhu Tubuh di Pos Batas Polres Aceh Tamiang, Ipda Zulkifli mengatakan, hingga hari ini, Rabu, 28 Oktober 2020, belum terlihat peningkatan secara signifikan intensitas masyarakat dari luar yang masuk ke Aceh.

Meski begitu, Zulkifli mengaku, petugas yang tergabung dalam gugus tugas terus meningkatkan pemeriksaan di pos batas dari hari-hari biasa.

“Hal ini mengingat libur panjang di akhir bulan Oktober 2020 ini selama Lima hari ke depan,” kata Zulkifli kepada ACEHSATU.com.

Untuk itu, satuan gugus tugas yang berjaga diperbatasan akan memperketat penjagaan pada pos pemeriksaan di perbatasan. Terhadap masyarakat luar yang hendak masuk ke Aceh harus melengkapi administrasi yang telah di tetapkan, baik itu surat jalan dari instansi bersangkutan dan bebas Covid.

“Jika tidak dapat menunjukkan itu semua, pihak petugas tidak akan memberikan toleransi, dan terpaksa meminta yang bersangkutan putar balik,” katanya.

Untuk hari ini saja, kata dia, sudah puluhan mobil pribadi yang terpaksa disuruh putar balik oleh petugas. Sementara, terhadap masyarakat yang masuk ke Aceh menggunakan angkutan umum hanya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Amatan awak media di lapangan, terlihat beberapa masyarakat yang hendak masuk ke Aceh dengan menggunakan kendaraan roda dua dilakukan penindakan tegas oleh petugas karena kedapatan tidak mengenakan masker. Dari push up, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga di suruh membaca ayat pendek alquran.

Pemeriksaan juga terlihat dilakukan hanya 3 hingga 4 kali dalam kurun waktu 24 jam, dan ketika jam istirahat berlangsung, terlihat beberapa mobil pribadi yang telah disuruh putar balik oleh petugas karena tidak menunjuk surat bebas Covid, membandel kembali lewat masuk ke Aceh, dan melaju dengan kecepatan tinggi.

Diduga, mobil-mobil pribadi itu sudah mengetahui jadwal istirahat para petugas yang melakukan penjagaan dan pemeriksaan di posko perbatasan itu.

Sehingga melakukan putar balik hanya beberapa puluh meter saja, setelah itu berhenti dan menanti jadwal istirahat petugas.

Pemeriksaan juga terlihat hanya dilakukan terhadap kendaraan dari arah Sumatera Utara yang hendak masuk Aceh saja, namun kendaraan yang hendak ke luar Aceh tidak dilakukan pemeriksaan oleh petugas pos perbatasan Sumatera Utara – Aceh. (*)