Latih Jurnalistik Santri, Cakra 19 Kerjasama dengan Pesantren Darul Munawarah Kuta Krueng

0
3

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Guna meningkatkan kemampuan literasi khususnya bidang jurnalistik bagi santri, Cakra 19 adakan pelatihan Jurnalistik di Pesantren Darul Munawarah Kuta Krung Pidie Jaya, Kamis (14/3/2019).

Kerjasama Cakra 19 dengan Pesantren Darul Munawarah yang dihadiri oleh 258 peserta selain berguna meningkatkan kemampuan jurnalistik santri Ma’had Aly Darul Munawarah Kuta Krung, juga dimaksudkan sebagai upaya menantang berita-berita hoaks yang kerap beredar di masyarakat.

Panitia bermaksud meningkatkan pencerdasan literasi bagi masyarakat Aceh, khususnya kaum pesantren. Dengan menguasai jurnalistik mereka para peserta bisa menangkal dan menjadikan pesantren sebagai laboratorium anti berita hoaks.

Dalam sambutannya, Tgk. Anwar bin Usman (anak dari Tgk. H. Usman Kuta Krung  ‘Abu Kuta Krueng’) selaku ulama kharismatik Aceh menyatakan sikap dan dukungannya guna peningkatan pendidikan jurnalisme pada santri.

“Saya mengajak para santri dan masyarakat Aceh untuk mendukung Capres Jokowi-Ma’ruf untuk 1 periode lagi pada Pilpres 2019 mendatang, alasannya sebab Jokowi telah pernah tinggal menetap di Aceh, tentunya beliau sangat paham tentang Aceh,” ungkapnya sebagaimana isi rilis Cakra 19 kepada ACEHSATU.com.

“Presiden Jokowi banyak memperhatikan dunia pesantren, berbeda dengan presiden sebelum ini, Jokowi juga sering datang ke Aceh, beda dengan presiden sebelum beliau,” lanjutnya.

Berlangsung di Pesantren Darul Munawarah milik Abu Kuta Krung Kabupaten Pidie Jaya, Senin, 11 Maret 2019, dalam kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut, Muhammad selaku perwakilan Cakra 19  juga menjelaskan terkait tujuan pelatihan, yakni membantu masyarakat agar tidak mudah terpengaruh opini yang didasarkan pada pemberitaan hoaks.

Tgk. Anwar juga menyampaikan bahwa selama pemerintahan Presiden Jokowi banyak perhatian kepada dunia pesantren seperti;

Lahirnya hari santri. Pesantren sudah berabad-abad menjadi lembaga pendidikan namun secara legalitas pengakuan negara terjadi di masa kepemimpinan Jokowi.

“Diketahui bahwa pengusulan RUU Pondok pesantren yang insyaallah sebentar lagi akan menjadi sebuah UU. Berarti pesantren ke depanb sudah sama haknya dengan pendidikan nasional/negeri,” pungkasnya.

Mewakili peserta pelatihan jurnalistik, Mujlis menyampaikan terima kasih kepada Cakra 19 yang telah memfasilitasi pelatihan.

“Kami berdoa dan mendukung agar Capres Jokowi Makruf terpilih 1 Periode lagi pada Pilpres 2019. Karena Jokowi sangat besar perhatian kepada Pondok Pesantren,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here