oleh

Laporan BI: Rasio Layanan Keuangan Digital Aceh Tertinggi di Sumatera

-Ekbis-139 views

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Laporan triwulan yang dirilis Bank Indonesia menunjukkan bahwa Rasio Layanan Keuangan Digital Aceh Tertinggi di Sumatera.

Demikian diterima ACEHSATU.com, Sabtu (14/12/2019).

Layanan Keuangan Digital (LKD) merupakan layanan keuangan berbasis uang elektronik dimana masyarakat dapat menikmati layanan seperti tarik tunai, transfer, menabung, dan sejumlah layanan pembayaran tanpa harus datang ke kantor bank.

Secara definisi menurut Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 16/8/PBI/2014 tentang uang elektronik (electronic money), yang dimaksud dengan Layanan Keuangan Digital adalah kegiatan layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan yang dilakukan melalui kerjasama dengan pihak ketiga, serta menggunakan sarana dan perangkat teknologi berbasis web/mobile dalam rangka keuangan inklusif.

Program LKD dilaksanakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan agar masyarakat yang bermukim jauh dari kantor bank tetap dapat menikmati layanan keuangan tanpa harus mendatangi kantor operasional bank yang menyita waktu, tenaga dan biaya.

Layanan keuangan digital merupakan transaksi non tunai dengan menggunakan aplikasi yang dirancang untuk dapat melakukan berbagai pembayaran (payment) secara daring.

Dewasa ini jumlah masyarakat pengguna uang elektronik dan transaksi non tunai sudah menjadi gaya hidup baru sebagai bagian dari masyarakat modern.

Beberapa pengguna layanan keuangan digital di Banda Aceh yang rata-rata berusia muda mengaku semenjak adanya uang elektronik, mereka mengalami perubahan dalam gaya hidup. Mulai dari pemilihan jasa layanan penunjang hidup hingga lebih konsumtif.

Selain itu mereka ingin semua transaksi dapat diselesaikan dengan perangkat elektronik seperti smartphone, android, atau internet.

Layanan berbasis digital ini memang terkesan mewah dan hanya dikenal dikalangan kelas atas saja. Namun ternyata anggapan tersebut tidak berlaku di Aceh.

Meskipun tingkat kemiskinan Aceh tinggi dan pendapatan per kapitanya rendah. Justru rasio ketersediaan LKD Aceh tertinggi dibandingkan wilayah lain di Sumatera.

Melalui LKD dapat diketahui nilai rasio LKD per 100 orang dewasa.

Menurut laporan Bank Indonesia Provinsi Aceh (Agustus 2019), Provinsi Sumatera Utara dengan jumlah penduduk dewasa mencapai 7,12 juta jiwa, rasio LKD nya hanya 1,9.

Angka tersebut lebih rendah di banding Provinsi Babel dengan rasio LKD mencapai 3,0 padahal jumlah penduduk dewasa hanya 971 ribu jiwa.

Sedangkan Provinsi Aceh dengan jumlah penduduk dewasa mencapai 2,35 juta jiwa, rasio ketersediaan LKD paling tinggi di Sumatera yaitu 4,9 atau meningkat dari triwulan sebelumnya 4,8.

Sementara tertinggi kedua adalah Provinsi Jambi.

Data tersebut memperlihatkan bahwa ketersediaan Layanan Keuangan Digital (LKD) di Provinsi Aceh sudah baik.

Sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara daring dan mandiri. Tentu saja akan meningkatkan efektivitas dan efesensi bagi pelaku bisnis dan konsumen. (*)

Komentar

Indeks Berita