Lantik Muhammad Yusuf Kajati Aceh, Ini Enam Pesan Kajagung  

Lantik Muhammad Yusuf Kajati Aceh, Ini Enam Pesan Kajagung  

ACEHSATU.COM [ JAKARTA – Jaksa Agung RI, Burhanuddin resmi melantik Kajati Aceh, Muhmmad Yusuf  sebagai Kajti Aceh di Sasana Baharuddin Loppa, Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (29/5/20).

Selain Kajati Aceh, pelantikan dalam situasi pandemi covid-19 ini, Kajagung juga melantik 19 pejabat eselon II lainnya di lingkungan Kejaksaan Agung. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 83 Tahun 2020 tanggal 4 Mei 2020, serta sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

Dalam amanatnya Jaksa Agung RI, Burhanuddin menyampaikan prosesi pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan kejaksaan merupakan sebuah kebijakan organisasi yang senantiasa terus dilakukan secara berkelanjutan, seiring dengan proses perjalanan organisasi yang harus terus bergerak maju secara berkesinambungan, guna memenuhi tuntutan tugas yang semakin kompleks dan berkembang tiada henti.

Dengan demikian lanjut Burhanuddin, diperlukan evaluasi, pertimbangan yang matang, penilaian yang obyektif, sebagai dasar menempatkan mereka yang memiliki pengalaman, wawasan, dan kualitas yang memadai untuk ditugaskan pada posisi jabatan tertentu sesuai dengan kebutuhan organisasi, guna mencapai kinerja yang optimal, terlebih memastikan terselenggaranya penegakan hukum yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini.

Kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II yang baru saja dilantik. Saya yakin penempatan saudara pada posisi yang baru akan semakin memberikan manfaat bagi terwujudnya Kejaksaan yang profesional, modern, bermartabat, dan tepercaya.

Untuk mewujudkan membangun kejaksaan sebagaimana yang diharapkan, Kajagung memberikan beberapa pokok arahan yang harus segera dilaksanakan di tempat tugas yang baru.

Pesan tersebut berupa;

  1. Identifikasi, pelajari, kuasai, dan selesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru masing-masing, guna akselerasi pelaksanaan tugas.
  2. Ciptakan suasana kerja yang menyenangkan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas, guna menjaga keharmonisan, kekompakan, terutama dukungan dari jajaran kerja yang berada di bawah kepemimpinan saudara, agar tetap selaras dengan visi dan misi korps.
  3. Tumbuhkan budaya kerja keras, terutama bersiap dan adaptif dalam menjalani tatanan new normal di tempat kerja. Perubahan drastis akibat pandemi Covid-19 tidak lantas menyurutkan langkah untuk maksimal dalam bekerja, terlebih bersikap malas-malasan, melainkan sebaliknya tetap senantiasa produktif, inovatif, dan optimal dalam melaksanakan tugas dan kewenangan, dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan.
  4. Curahkan kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman untuk menghasilkan capaian kinerja yang optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara konkrit bagi kemajuan Kejaksaan.
  5. Wujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional, dan bermartabat yang dilaksanakan dengan senantiasa mengacu pada integritas luhur yang menjadi landas pijaknya.
  6. Jaga integritas, jauhi penyimpangan, dan perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas. Ingatlah selalu bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang kelak saudara akan pertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

 

Sedangkan nama –nama 19 pejabat yang dilantik :

  1. Sekretaris Jamintel M Roeskanedi
  2. Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Chairul Amir.
  3. Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Masyhudi.
  4. Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Intelijen, Idianto.
  5. Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Intelijen, Elly Shahputra.
  6. Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara, Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lainnya pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Didik Istiyanta.
  7. Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Andi Herman.
  8. Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Irdam.
  9. Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Fathor Rahman.
  10. Kepala Biro Umum pada Jaksa Agung Muda Pembninaan, Heri Jerman.
  11. Kepala Biro Perlengkapan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan, Ade Tajudin Sutiawarman.
  12. Kepala Biro Perencanaan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan, Reda Manthovani.
  13. Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Erbagtyo Rohan.
  14. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Deden Riki Hayatul Firman. Baca juga: Anggaran Dipangkas, Hak Pegawai Kejaksaan Agung Tetap Terpenuhi
  15. Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumardi.
  16. Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Erryl Prima Putra Agoes.
  17. Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Andi M Taufik.
  18. Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Muhammad Yusuf.
  19. Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Yulianto. (*)