https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Rusia dan Ukraina Siap Berunding
ILUSTRASI - Rusia-Ukraina Siap Berunding. | Foto: Unian

ACEHSATU.COM | MINSK – Lampu Hijau Perdamaian: Rusia-Ukraina Siap Berunding.

Pemerintah Rusia menyatakan keinginan mewujudkan kesepakatan dengan Ukraina untuk mengakhiri konflik kedua negara. Sinyal yang sama juga ditunjukkan pihak Ukraina.

Delegasi Rusia menyatakan tengah menunggu kehadiran delegasi Ukraina untuk segera memulai perundingan di perbatasan Belarusia.

BACA JUGA: Profil Anastasiia Lenna, Miss Ukraina yang Rela Angkat Senjata Demi Bela Negara

Seperti dilansir detikcom dari AFP dan CNN, Senin (28/2/2022), delegasi Rusia dipimpin oleh penasihat kepresidenan Rusia, Vladimir Medinsky, yang kini telah berada di Belarusia. Medinsky menyatakan timnya ‘siap untuk negosiasi segera setelah kedatangan’ delegasi Ukraina.

“Kami jelas memiliki kepentingan untuk mencapai sejumlah kesepakatan sesegera mungkin,” tutur Medinsky yang merupakan penasihat Presiden Vladimir Putin.

“Kami menunggu kedatangan delegasi Ukraina,” ucapnya, sembari memperkirakan bahwa perundingan akan dimulai pada siang hari waktu Moskow.

BACA JUGA: Ledakan Keras Diduga Rudal Balistik Rusia Hantam Kota Kiev, Curhat Presiden Ukraina Merasa Ditinggal Sendirian

Dalam pernyataan terpisah seperti dikutip kantor berita RIA-Novosti, Medinsky menyebut logistik untuk delegasi Ukraina ‘sangat sulit’, dengan waktu kedatangan ditunda beberapa kali.

Delegasi Rusia dan Ukraina dijadwalkan bertemu di sebuah lokasi dekat perbatasan Belarusia-Ukraina, tepatnya dekat Sungai Pripyat, pada Senin (28/2). Ini akan menjadi perundingan pertama antara kedua negara yang berperang sejak invasi dimulai pekan lalu.

Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy sebelumnya mengatakan jika Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, menghubungi Zelensky pada Minggu (27/2) dan menawarkan jaminan keamanan.

BACA JUGA: Protes Invasi Polandia dan Swedia Tolak Tanding Lawan Rusia

Dikatakan Lukashenko bahwa pihaknya ‘bertanggung jawab untuk memastikan semua pesawat, helikopter dan rudal yang ditempatkan di wilayah Belarusia akan tetap di tempat selama perjalanan delegasi Ukraina, baik saat pertemuan maupun saat kembali’.

Pertemuan pada Senin (28/2) ini direncanakan usai rentetan pernyataan Kremlin, yang awalnya mengklaim Ukraina menolak tawaran Rusia untuk berdialog di Belarusia, dan menawarkan balik untuk bertemu di Warsawa, Polandia, sebelum memutuskan kontak.

Kantor Zelensky membantah tuduhan bahwa Ukraina menolak berunding. (*)

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik