Lakukan Pungli, Tujuh Juru Parkir di Hutan Manggrove Diamankan Polisi

Lakukian Pungli
Aparat Polres Langsa mengamnkan tujuh tukang parkira dikawasan hutan manggrove yang diduga melakukan pungutan liar restribusi parkir dan karcis masuki lokasi objek wisata manggrove di langsa. Rabu (16/6/2021) acehsatu.com /Ist

Lakukan Pungli, Tujuh Juru Parkir di Hutan Manggrove Diamankan Polisi

ACEHSATU.COM [ LANGSA– Aparat Polres Langsa mengamankan tujuh tukang parkir di kawasan hutan manggrove Kota Langsa karena diduga melakukan pungutan liar restribusi parkir dan karcis masuk objek wisata hutan manggrove. Rabu (16/6/2021)

Ketujuh tukang parkir tersebut, T.AC (34) warga Gampong Sungai Pauh Tanjung,   RM (36) warga BTN Polri, T Muh (22) warga Kuala Langsa, T Ma (17) pelajar, SAF (30) warga Kuala Langsa, Muh (42) warga Kuala Langsa dan SD (22) warga Kuala Langsa.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK, Jumat (18/06/2021) mengatakan, ketujuh juru parkir ini diamanakan pihaknya karwena diduga melakukan pungli  restribusi parkir dan penjualan karcis masuk kawasan  objek wisata hutan manggrove Langsa .

Lakukian Pungli
Aparat Polres Langsa mengamnkan tujuh tukang parkira dikawasan hutan manggrove yang diduga melakukan pungutan liar restribusi parkir dan karcis masuki lokasi objek wisata manggrove di langsa. Rabu (16/6/2021) acehsatu.com /Ist

Selaian mengamankan ketujuh tukang parkir tersebut pihaknya tambah Kasat Reskrim juga menyita sejumlah barang bukti seperti, 1 blok tiket parkir Rp 2000 CV Ayudhia Management yang sudah terpakai, 1 Blok tiket parkir mobil Rp 5000  CV Ayudhia Management yang sudah terpakai, berikutnya, uang hasil pengutipan parkir sebesar Rp 67.000, uang hasil pengutipan dari penjualan tiket masuk di loket hutan manggrove Rp160.000.

Selanjutnya, uang hasil pengutipan masuk di lokasi tanah merah milik H Jafar sebesar Rp 81.000, satu unit Hp merek Xiami warna putih/emas, satu unit Hp merek Oppo A5s warna merah, satu unit Hp merek Vivo warna hitam, satu unit Hp merek Redmi warna biru.

Kemudian satu unit Hp merek xiaomi warna abu dan satu Hp merek Nokia warna hitam.

“Ketujuh orang tersebut dijerat dengan pasal 368 Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun”, pungkas Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK (*)