Lagi, Oknum ASN Digerebek Selingkuh di Kamar Hotel, Begini Ceritanya

ACEHSATU.COM – Sebuah video diduga berisi seorang oknum ASN di Medan digerebek istrinya saat sedang bersama wanita lain dalam kamar hotel viral. Bagaimana ceritanya?

Dilihat detikcom, Jumat (3/7/2020), dalam video tersebut terlihat seorang wanita berteriak karena melihat pria suaminya berada dengan wanita lain di dalam kamar hotel.

Salah satu wanita menggunakan baju merah muda dan kerudung hitam terlihat pingsan. Wanita yang belakangan diketahui berinisial NI itu kemudian berteriak ke arah suaminya sambil menyebut-nyebut nama si pria.

“Astaghfirullah. Kau jangan bela dia, kau jangan bela dia, aku nggak sangggup, tega kali kau samaku. Kau bilang kau nggak ada apa-apa sama dia,” ucap NI.

Selain itu, terlihat ada wanita lain yang juga menggunakan baju merah muda berada di tempat tidur. Tiba-tiba NI mendekat ke arah wanita lain yang ada di tempat tidur dan sempat terjadi tarik menarik.

Kemudian datang seorang wanita lain diduga petugas hotel bebaju hijau coba menenangkan NI. NI tetap marah ke suaminya.

“Kau pilih aku atau dia?” ujar NI.

“Udah-udah. Iya, pilih mama,” ucap si suami yang diketahui berinisial MY atau A itu.

Selain itu, beredar pula informasi soal NI mendatangi kantor Camat Polonia tempat suaminya itu bekerja sebagai bendahara. NI dikabarkan sempat marah karena suaminya tak ada di kantor saat dirinya datang pada Rabu (1/7).

Camat Medan Polonia, Amran Sanusi Rambe, angkat bicara soal kabar yang beredar. Dia membenarkan soal kedatangan NI bersama pengacara hingga sempat marah-marah karena suaminya tak ada di kantor saat dirinya datang.

“Peristiwa itu benar. Dia itu datang ke kantor bersama pengacaranya,” ucap Amran.

Amran mengatakan A memang tidak berada di kantor karena sedang pergi ke bank untuk mengurus gaji pegawai. Hal itulah yang menyebabkan NI tak bertemu A di kantor.

“A*** lagi pergi ke bank ngurus gaji pegawai jadi tidak jumpa. Sehingga dia marah-marah lah di situ,” ujarnya.

Sementara itu, Amran menyebut video penggerebekan yang viral itu kemungkinan kejadian lama atau sebelum NI datang ke kantor Camat Medan Polonia dan marah-marah. Dia sendiri mengaku tidak tahu secara pasti kapan peristiwa itu terjadi.

“Itu sudah terjadi sudah lama, penggerebekan itu kan di luar jam kerja kantor. Jadi kita tidak tahu pas gimana, karena itu urusan pribadi orang,” tutur Amran.

Meski demikian, dia memastikan A tetap bakal mendapat sanksi. Apalagi kasus dugaan perselingkuhannya kini membuat heboh. (*)