Lagi, Enam Warga Aceh Meninggal Dunia Akibat Positif COVID-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh menyatakan penambahan enam orang warga provinsi setempat yang meninggal dunia per hari ini, sehingga totalnya telah mencapai 252 orang.
Warga Aceh Meninggal Dunia Akibat COVID-19
ILUSTRASI -- Prosesi Pemakaman S (56) yang meninggal setelah terpapar Covid-19/Foto. Dok Humas Pemkab Tamiang

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH — Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh menyatakan penambahan enam orang warga provinsi setempat yang meninggal dunia per hari ini, sehingga totalnya telah mencapai 252 orang.

“Dalam 24 jam terakhir enam penderita COVID-19 di Aceh meninggal dunia,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Sabtu.

Penambahan enam warga meninggal dunia akibat positif COVID-19 itu tersebar di Kota Banda Aceh dua orang, serta masing-masing satu orang warga asal Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, serta warga luar daerah Aceh.

Ia menjelaskan selain pasien meninggal dunia, per hari ini juga bertambah pasien COVID-19 yang sembuh 70 orang, yang diantaranya 25 orang asal Aceh Tamiang, 20 orang Lhokseumawe, 12 orang Bireuen, sembilan orang Banda Aceh.

“Kemudian masing-masing dua orang warga Kota Sabang dan Aceh Singkil,” kata Jubir yang akrab disapa SAG tersebut.

Selanjutnya juga terdapat konfirmasi positif baru mencapai 88 orang, meliputi warga Bireuen 18 orang, Aceh Besar 12 orang, Banda Aceh 10 orang, Pidie sembilan orang, serta puluhan orang lainnya tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Tanah Rencong.

Secara akumulatif warga terinfeksi COVID-19 di Aceh telah mencapai 7.125 orang, diantaranya 5.160 orang sembuh, 252 orang meninggal dunia, dan 1.713 orang  masih dirawat di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri.

Mengingat kasus COVID-19 di Aceh terus meningkat, maka warga diimbau untuk terus disiplin meningkatkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau 3M, kata SAG lagi. (*)