Lagi, DKP Aceh Gelar Kegiatan Gemarikan di Kabupaten Bireuen

Safari Gemarikan di kota juang ini merupakan rangkaian program Pemerintah Aceh di sepuluh kab/kota dalam tahun 2022
Kegiatan Gemarikan di Kota Bireuen berlangsung tertin dan lancar, Rabu, 23/11/2022. Foto ACEHSATU.COM

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh laksanakan kegiatan kampanye Gemarikan di Kabupaten Bireuen, kemarin Rabu, (23/11/2022).

Kegiatan Safari Gemarikan di kota juang tersebut merupakan rangkaian program Pemerintah Aceh di sepuluh kab/kota dalam tahun 2022 dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan mencegah stunting.

Safari Gemarikan berlangsung di Gampong Dayah Mesjid, Kecamatan Kuta Blang, Kab Bireuen dihadiri perwakilan DKPP Bireuen Syarifuddin SP, M,Sm, Kapus Kutablang dr. Eny Handriany, Keuchik Gampong Dayah Mesjid M. Diah dan Ketua Forikan Kab Bireuen Dr. dr. Nova Dian Lestari Sp.S(ep) merupakan istri PJ Bupati Bireuen.

“Kabupaten Bireuen merupakan daerah keenam dari sepuluh daerah yang menjadi sasaran kegiatan Gemarikan tahun 2022,” kata Fitriani Sub Koordinator P2HP DKP Aceh.

Fitriani menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah mampu menekan angka prevalensi stunting menjadi 24,3 persen pada tahun 2021, dari 32,88 persen tahun 2019, dan mendapat penghargaan dari Pemerintah Aceh.

Meskipun demikian, lanjut Fitriani, secara umum berdasarkan data terakhir Provinsi Aceh masih berada pada peringkat ke-7 stunting tertinggi di Indonesia.

Laporan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menuliskan bahwa, sebanyak 33,2 persen anak usia di bawah lima tahun (balita) di Provinsi Aceh mengalami stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun), akibat dari kekurangan gizi.

“Oleh sebab itu, DKP Aceh berupaya melakukan percepatan penurunan angka stunting melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di tengah masyarakat sesuai tupoksi dinas,” pungkasnya.