Aceh Tamiang

Lagi, BNN Gagalkan Pasokan Sabu 40,23 Kg dari Malaysia

Selain keempat tersangka yang berhasil ditangkap, ada satu lagi yang diyakini sebagai pemilik barang tersebut yakni Dekbad yang saat ini dalam proses pengejaran petugas.

Foto | Istimewa

ACEHSATU.COM | ACEH TAMIANG – Kasus pemasokan narkotika jenis sabu melalui jalur laut ke Aceh kembali digagalkan oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam dua penangkapan secara terpisah sejak Rabu (10/1/2018).

Tak tanggung-tanggung, hasil yang didapat adalah empat tersangka dan satu masih buron dengan jumlah barang bukti mencapai 40,23 kilogram.

Hal itu disampaikan Deputi Penindakan BNN Irjen Arman Depari dalam konferensi pers yang berlangsung di kantor BNK Aceh Tamiang, Jumat (12/1/2018).

Irjen Arman Depari mengatakan, jaringan ini ditangkap selama dua hari berturut-turut pada Rabu (10/1) dan Kamis (11/2) di Desa Bagok Panah, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur dan di Alur Sungai, Desa Bantayan, Kecamatan Nursalam, Aceh Timur.

Di Kecamatan Darul Aman, polisi menangkap tersangka Ramli dengan barang bukti 30 Kg sabu.

Kemudian di Kecamatan Nursalam ditangkap tiga tersangka lainnya yakni Amri, Junaidi dan Syaifanur dengan barang bukti 10 Kg sabu.

Barang haram itu diselundupkan dari Pulau Penang, Malaysia dengan menggunakan speed boat ke perairan Idi Rayeuk.

Selain keempat tersangka yang berhasil ditangkap, ada satu lagi yang diyakini sebagai pemilik barang tersebut yakni Dekbad yang saat ini dalam proses pengejaran petugas.

Dek Bad  ini juga warga Aceh Timur dan merupakan pengendali dari para tersangka yang sudah diamankan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top