Laga Sepak Bola Pra Pora di Langsa Berakhir Ricuh, Satu Pemain Aceh Tamiang Ditikam OTK

ACEHSATU.COM | Aceh Tamiang – Asrafi Ambiya (20), atlet sepak bola tim Aceh Tamiang ditikam orang tidak dikenal (OTK) usai mengikuti pertandingan Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Stadion Kota Langsa.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kericuhan. Korban ditusuk diduga buntut kericuhan tersebut.

Dilansir dari Antara.com, Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Iptu Krisna Nanda Aufa dihubungi dari Aceh Tamiang, Sabtu, mengatakan penikaman terjadi di mes pemain di Gampong Paya Bujok Bromo.

“Korban atas nama Asrafi Ambiya, 20, tahun. Akibat penusukan itu, korban mengalami luka tikam di punggung sebelah kiri dan langsung dilarikan ke RSUD Langsa,” kata Iptu Krisna Nanda.

“Pelaku belum diketahui, kasus tersebut sedang ditangani, anggota sudah ke TKP,” pungkas Iptu Krisna Nanda Aufa.

Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, sebelumnya korban bermain untuk tim sepak bola Aceh Tamiang menghadapi tim Langsa. Pertandingan tersebut berakhir dengan kericuhan. Diduga korban ditusuk buntut dari kericuhan tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Aceh Tamiang Muslizar menjenguk atlet sepak bola Aceh Tamiang yang dirawat di rumah sakit.

“Kondisinya baik. Ada dua liang lukanya. Kami belum tahu siapa yang menikam. Kami akan jumpai panitia pelaksana,” kata Muslizar.

Bupati Aceh Tamiang Mursil menanggapi keras terkait insiden penikaman terhadap atlet sepak bola daerah itu di Kota Langsa.

“Ini insiden gawat, harus diusut tuntas. Harusnya atlet bola kita yang lagi mengikuti Pra Pora di Langsa dijamin keamanannya baik saat berada di stadion maupun di mes,” tegas Mursil.

Mursil menilai Kota Langsa tidak aman untuk pertandingan olahraga apa pun. Aceh Tamiang akan boikot seluruh kegiatan olahraga di Kota Langsa.