ACEHSATU.COM | BIREUEN - Terkait dugaan teror yang dilakukan oleh oknum tim pemenangan calon Bupati Bireuen, kuasa hukum Zulfikar Muhammad selaku pelapor indikasi dugaan praktik money politik telah melayangkan surat ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban LPSK) di Jakarta.

“Upaya ini kami lakukan guna mengantisipasi hal-hal yg tidak diinginkan terjadi,” begitu tulis Muhammad Reza Maulana SH selaku kuasa hukum, Rabu (22/2/2017).

BACA JUGA: Saksi Pelapor Money Politik Pilkada Bireuen Alami Teror

Selain melaporkan kejadian tersebut kepada LPSK, pihaknya turut mengirimkan tembusan kepada Presiden, DPR RI, Menkopolhukam, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Bawaslu Pusat dan KPU Pusat.

Berikutnya, tembusan juga dilayangkan ke sejumlah instansi daerah yang dianggap berwenang, termasuk Polda Aceh, Polres Bireuen, Panwas Bireuen dan instansi lainnya.

BACA JUGA: Diteror Oknum Timses, Pelapor Money Politic Enggan Lanjutkan Kasus

Tulis Reza, laporan ini  disampaikan agar semua orang tahu bagaimana hal yang sebenarnya terjadi di Kabupaten Bireuen terkait Pilkada.

“Ini masalah serius dan harus segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

BACA JUGA: Penjelasan Tim Pemenangan Saifannur atas Tudingan Meneror Saksi Pelapor

Katanya juga, rata rata saksi adalah masyarakat awam yang tidak paham hukum, jadi apabila ada teror masyarakat tentu ketakutan setengah mati.

“Kami berharap setiap penerima laporan dan semua aparat penegak hukum yang mengetahui persoalan ini segara turun tangan. Jangan hanya tunggu laporan, tapi segera bertindak,” tegas Reza. (SP)