Hukum

KPK Ungkap Pembicaraan Rahasia: “Kalian Hati-hati, beli HP Nomor Lain”

“Sempat muncul juga dalam komunikasi kalimat “kalian hati-hati, beli HP nomor lain”.

FOTO | IST

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus dugaan suap yang melibatkan Irwandi Yusuf, Ahmad, Hendri Yuzal serta Teuku Syaiful Bahri yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Informasi itu disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada ACEHSATU.COM, Senin (9/7/2018).

Dikatakan, sejak awal telah ditemukan bukti tentang pertemuan-pertemuan pihak-pihak terkait membahas anggaran DOK tersebut.

Termasuk pengajuan dari kabupaten pada provinsi.

“Kami sedang mengurai komunikasi yang terjadi, karena sempat muncul pembicaraan tentang “kewajiban” yang harus diselesaikan jika ingin dana DOK Aceh tersebut turun,” kata Febri.

Diduga kata kewajiban tersebut mengacu pada komitmen fee yang dibicarakan oleh pihak yang terkait dalam kasus ini.

Seperti disampaikan saat konferensi pers, transaksi Rp 500 juta diduga bagian dari komitmen fee Rp 1,5 miliar yang direalisasikan.

Aliran dana juga menjadi perhatian KPK, termasuk salah satu informasi aliran dana pada pihak tertentu yang akan kami klarifikasi pada saksi yang dicegah ke luar negeri.

Pemeriksaan akan dilakukan sesuai jadwal penyidikan nanti.

“Sempat muncul juga dalam komunikasi kalimat “kalian hati-hati, beli HP nomor lain”. Kami duga hal tersebut muncul karena ada kepentingan yang sedang dibicarakan sehingga khawatir diketahui oleh penegak hukum,” ungkap Febri. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top