Nasional

KPK Sebut Penindakan Kasus Dugaan Suap DOKA Murni Proses Hukum

Sejumlah pihak ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup atau minimal 2 alat bukti.

FOTO | IST

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus dugaan suap yang melibatkan Irwandi Yusuf, Ahmad, Hendri Yuzal serta Teuku Syaiful Bahri yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (9/7/2018) mengatakan, semua proses yang dilakukan KPK saat ini adalah proses hukum semata.

Sejumlah pihak ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup atau minimal 2 alat bukti.

“Jadi, mari kita ikuti bersama proses yang berjalan ini,” katanya.

Dikatakan, semua proses hukum dalam menangani kasus korupsi ini selain dilakukan karena UU mengatur demikian.

Hal ini juga merupakan tugas bersama untuk menjaga agak hak-hak masyarakat, khususnya di Aceh agar tidak dirugikan akibat perilaku korupsi pejabat tertentu.

Dalam melaksanakan tugas, KPK memastikan bertindak profesional dan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sejauh ini, sekitar 97 Kepala Daerah telah kami proses dalam kasus dugaan korupsi. Semua pada akhirnya akan diuji di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top