Kota Langsa Rilis Prestasi Hingga Akhir Tahun 2019, Ini Sejumlah Capaian Duet UMARA

ACEHSATU.COM | LANGSA – Sejak Usman Abdullah, SE dan Dr. H. Marzuki Hamid, MM (UMARA) dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Langsa pada tahun 2012, bahkan berlanjut hingga periode ke II.

Tepatnya pada 28 Agustus 2017, (UMARA) jilid II kembali mengukir segudang prestasi, baik di Tingkat Propinsi Aceh maupun Tingkat Nasional.

Demikian disampailkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Langsa, M. Husin, S.Sos, MM kepada awak media, Jum’at (3/1/2020).

Lebih lanjut dikatakan, Kepemimpinan UMARA telah banyak membawa perubahan dan kemajuan bagi Langsa yang merupakan Kota Jasa ini.

“Kemajuan dan perkembangan Kota Langsa terus diukir oleh kedua pasangan tersebut. Diawal-awal kepemimpinannya, UMARA sangat memahami akan besarnya tanggungjawab dan tantangan untuk mengelola manajemen pemerintahan. Karenanya, UMARA terus konsisten tanpa henti untuk terus berpacu membangun Kota Langsa dari berbagai aspek dan kerja keras yang dibarengi dengan keikhlasan serta rasa pengabdian akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan bagi masyarakat Kota Langsa, dimana segudang prestasi dan penghargaanpun diraih.” ujar Husin.

Pengembangan Ekowisata

Meskipun berbagai rintangan dan cemoohan serta ejekan dari segelintir masyarakat, namun pasangan UMARA selama dua periode telah membuktikan keberhasilan dan perubahan pembangunan di Kota Langsa.

Khususnya untuk pengembangan objek wisata, UMARA telah membangkitkan sejumlah objek wisata yang kini sangat dinikmati oleh masyarakat baik Kota Langsa maupun luar daerah.

Langsa merupakan kota jasa yang sedang membangun berbagai destinasi wisata untuk meningkatkan Sumber Pendapatan Daerah (PAD).

Pasca peningkatan status dari Kota Administratif (Kotif) tahun 2001 lalubersamaan dengan pemekaran Kabupaten Aceh Timur, kota yang memiliki 5 kecamatan dengan 66 gampong ini, terus berbenah dan membangun berbagai sektor pendukung pemerintahan.

Kepiawaian duet Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE dengan Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, dalam membangun objek wisata, membuat masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk membawa keluarga berekreasi ke luar kota.

Seperti, kawasan hutan mangrove yang terletak di kilometer 10 Kuala Langsa, kini telah menjadi lokasi baru sebagai tempat favorit bagi masyarakat untuk menikmati wisata alam mangrove bersama keluarga.

Hutan manggrove keseluruhannya memiliki luas 6.000 hektar, yang saat ini dikelola oleh Pemerintah Kota Langsa seluas 145 hektare.

Hutan ini berada di lokasi strategis diantara rerimbunan pohon bakau atau mangrove yang membentang luas di atas lahan rawa pesisir Kuala Langsa.

Terdapat jalan setapak yang dibangun oleh Pemerintah Kota Langsa sepanjang lebih kurang 500 meter menjorok ke dalam rimba mangrove, menjadikannya pilihan utama bagi masyarakat untuk dikunjungi saat ke Kuala Langsa.

Dimana, hutan mangrove ini juga menjadi aset pelengkap kawasan wisata di Kuala Langsa, yang sebelumnya telah memiliki beberapa aset wisata kebanggaan masyarakat Langsa. Diantaranya, kawasan wisata bahari dermaga pelabuhan, wisata bakau Island di pesisir timur pelabuhan dan wisata kuliner yang berada diantara rindangnya manggrove.

Tak kalah dengan Hutan Manggrove, Begitu juga dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dikenal dengan Hutan Kota Langsa yang juga sebagai salah satu destinasi wisata terfavorit di Kota Langsa.

Hutan yang memiliki luas 49 hektar ini diharapkan menjadi paru-paru Kota Langsa.

Berbagai upaya pengembangan pun terus dilakukan terhadap Hutan ini.

Saat ini destinasi wisata ini memliki berbagai wahana permainan, seperti panjat tebing, perahu bebek, jembatan gantung, sepeda gantung, fliying fork, ATV, dan bahkan paintball.

Pengunjung yang berdatangan pun tidak hanya dari masyarakat Kota Langsa saja, tetapi juga berasal dari seluruh Aceh, sebagian Propinsi Sumatera Utara, seperti Medan, Binjai, Stabat, bahkan dari Propinsi Riau.

Pengunjung dari Negara-Negara tetanggapun ikut berdatangan, seperti Malaysia dan bahkan Negara Eropa.

Kemudian ditambahkan, Pengembangan kawasan hutan manggrove dan Hutan Kota terus dilakukan untuk kemajuan sektor pariwisata di Kota Langsa.

“Saat ini sudah terbangun sebuah jembatan baru dengan konsep seperti di luar negeri dan dengan lampu-lampu yang sangat indah di malam hari nya. Saat ini juga sedang dilakukan pembangunan tower hutan manggrove dengan ketinggian 45 meter (dengan 7 lantai)  dengan konsep yang berbentuk daun manggrove pula. Hutan manggrove sebagai destinasi wisata di Kota Langsa juga telah mendapat pengakuan di tingkat Nasional. Hutan Manggrove Kota Langsa telah dinobatkan sebagai Juara 1 Anugerah Pesona Indonesia kategori ekowisata manggrove Forest Park dan juga Juara terfavorit Anugerah Pesona Indonesia “the Most Favourit Tourism 2019” dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,” tukasnya.

Prestasi gemilang Lainnya

Husin mengatakan, kini, Pemerintah Kota Langsa di bawah kepemimpinan UMARA telah mengukir segudang prestasi yang gemilang ditingkat regional provinsi dan nasional.

Selain itu juga sukses menjalankan berbagai kegiatan monumental dalam rangka penguatan keagamaan sebagai pondasi pembangunan lewat program dayah, peningkatan layanan kesehatan lewat program pembangunan rumah sakit regional.

Juga destinasi wisata lewat program pembangunan tower mangrove serta perluasan kawasan wisata Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau dikenal dengan wisata hutan kota.

Serta pengembangan Taman Bambu Runcing yang dahulu terlihat kumuh dan sering tergenang air, kini menjadi taman yang indah dan menjadi taman edukasi bagi keluarga dan anak-anak.”

Berikut prestasi-prestasi yang diraih Pemerintah Kota Langsa, yakni Walikota Langsa menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) Bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kemudian, Kota Langsa meraih Kota Layak Anak katagori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Penghargaan itu langsung diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise yang diterima Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, pada malam Penghargaan Kota Layak Anak 2019 di Ballrom Hotel Four Point, Makasar.

Lagi-lagi dlaam bidang Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota langsa mendapatkan penghargaan NIRWASITA TANTRA AWARD 2018 dari Menteri Lingkungan Hidup atas partisipasi Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hirup Daerah (DIKPLHD) dan penghargaan ADIPURA 2019 dari Pemerintah Aceh yang diterima oleh Sekda Kota Langsa, H. Syahrul Thaib, SH, M. AP pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2019 di halaman Kantor Gubernur Aceh.

Sementara itu di bidang kuliner Kota Langsa menjadi salah satu kota yang patut diperhitungkan, di bawah kepemimpinan Ketua PKK Kota Langsa, Nadia Anwar dan Wakil Ketua PKK, Hj Nurhanifah Yatim, Amk.

Kota Langsa menyabet sejumlah juara pada Festival Kuliner atau Culinary Festival di Taman Sulthanah Safiatuddin yang diselenggarakan  oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Berikut berbagai penghargaan lainnya yang telah berhasil diraih Pemerintah Kota Langsa di bawah kepemimpinan UMARA :

  • untuk prespektif lingkungan, Kota Langsa meraih juara pertama kategori penanaman pohon terbanyak dan pemeliharaan pohon terbaik se Indonesia pada tanggal 9 Desember 2017 yang diselenggarakan di Kabupaten Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada Walikota Langsa Usman Abdullah, SE.
  • Pemko Langsa menerima penghargaan/anugerah Kota Perduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementrian Hukum dan HAM RI pada tanggal 11 Desember 2018 yang diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yosonna Laoly kepada Walikota Langsa Usman Abdullah, SE.
  • Pemko Langsa juga menerima penghargaan dari Pemerintah Aceh sebagai daerah Konsistensi dalam pengembangan wisata daerah pada 26 Desember 2018 yang diterima oleh Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM dari Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah.
  • Pemerintah Kota Langsa menerima Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebanyak 6 kali berturut-turut sejak tahun 2013-2018 atas Keberhasilan Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan Dalam Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan Pemerintah. Penghargaan yang kelima kalinya diserahkan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan diterima langsung oleh Walikota Langsa Usman Abdullah, SE. pada tanggal 20 September 2018 di Jakarta, sedangkan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang keenamnya diserahkan oleh Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT kepada Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM pada tanggal 21 Nopember 2019 di Banda Aceh.
  • Dalam bidang pendidikan, memperoleh Juara Umum Ajang Olimpiade Olah Raga Siswa nasional Tingkat Propinsi Aceh tahun 2019, Juara 1 tingkat SMP ADIWIYATA Tk. Propinsi Aceh Tahun 2019, dan Juara 1 tingkat SD ADIWIYATA Tk. Propinsi Aceh Tahun 2019
  • Kota Langsa juga Memperoleh Penghargaan atas Komitmen Dan Dukungan Pemerintah Kota Langsa Terhadap Pengurangan Risiko Bencana pada tanggal 13 Oktober 2019, yang diserahkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia kepada Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM di Bangka Belitung.
  • Dalam bidang Kesehatan, Kota Langsa juga memperoleh penghargaan sebagai Kota yang Memiliki 100 % (persen) Puskesmas Terakreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  • Kota Langsa juga menerima Perhargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) yang diserahkan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan diterima oleh Sekda Kota Langsa, H Syahrul Thaib SH MAP, pada peringatan Hari HAM Se-dunia ke-71, pada tanggal 10 Desember 2019 di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat.
  • Dalam bidang Perencanaan, Langsa Memperoleh juara Terbaik II Anugerah Prof. Majid Ibrahim ke-V tahun 2019, sebagai Kota yang memiliki Perencanaan Pembangunan terbaik di Aceh.
  • Dalam bidang Informasi Publik, Kota Langsa memperoleh Juara II (Kualifikasi Cukup Informatif) penghargaan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2019 kategori Kabupaten / Kota pada tanggal 3 Desember 2019 yang diserahkan Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT kepada Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM

Segudang prestasi yang telah diraih Pemerintah Kota Langsa adalah berkat kerja keras dari semua pihak dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Langsa.

“Alhamdulillah, semua prestasi yang telah diraih Kota Langsa merupakan hasil dari kerja keras dengan pengabdian dan keikhlasan dari kita semua dan atas dukungan dari masyarakat Kota Langsa sehingga Kota Langsa menjadi seperti saat ini. Semoga dengan keikhlasan dan pengabdian UMARA serta dukungan dari masyarakat, maka kedepannya Kota Langsa bisa lebih maju dan berkembang, bahkan bisa bersaing dengan daerah lainnya,” tutup Kabag Humas M Husin. (*)