Korban Terseret Arus di Pantai Penyu Ditemukan dalam Keadaan Tak Bernyawa

Tim Search And Rescue (SAR) berhasil menemukan Jenazah korban yang tenggelam di Pantai Penyu, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Jenazah ditemukan sekitar 500 meter dari titik korban dilaporkan hilang setelah terseret arus
Evakuasi KOrban Tenggelam
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Pantai Penyu, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Photo: Humas Kantor SAR Banda Aceh

ACEHSATU.COM | Aceh Besar,- Tim Search And Rescue (SAR) berhasil menemukan Jenazah korban yang tenggelam di Pantai Penyu, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Jenazah ditemukan sekitar 500 meter dari titik korban dilaporkan hilang setelah terseret arus, Minggu (28/11/2021).

Kepala Kantor Search And Rescue (SAR) Banda Aceh Budiono, mengatakan korban laki-laki atas nama Islamuddin (26) tahun, santri di Peulanggahan, Kota Banda Aceh yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

“Jenazah korban ditemukan setelah pencairan berlangsung beberapa jam. Jenazah ditemukan sekitar 500 meter dari titik korban dilaporkan hilang setelah terseret arus,” kata Budiono.

Budiono  menceritaka, sebelumnya, korban bersama santri lain dan guru Dayah Darul Mufadhal mengunjungi Pantai Penyu di Gampong  Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Di pantai tersebut,lanjutnya,  mereka bermain bola, selanjutnya mereka mandi laut bersama. Saat kejadian kondisi laut sedang pasang dan ombak besar, kata Budiono.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga rekan korban, mereka panik setelah mandi jauh dari bibir pantai dan kaki mereka tidak dapat menginjak dasar laut karena air pasang dan berobak besar.

Masing-masing mereka berupaya menyelamatkan diri dengan berenang ke pantai. Namun na’as, korban tidak sanggup berenang  ke bibir pantai dan terseret arus besar dan kemudian hilang, ujar Budiono

Baca: Seorang Warga Aceh Utara Dilaporkan Hilang Saat Mandi di Pantai Penyu Aceh Besar

Budiono melanjutkan, setelah mendapat laporan tentang adanya orang yang hilang terseret arus di pantai Penyu, Kantor SAR Banda Aceh langsung mengerahkan delapan personel untuk mencari korban.

Setelah dilakukan pencarian hampir dua jam, tim SAR berhasil menemukan korban sekitar 500 meter dari titik kejadian perkara atau lokasi kejadian dalam keadaan tidak bernyawa.

“Selanjutnya, tim SAR mengevakuasi korban dan selanjutnya dibawa RSZA,  dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian dihentikan,” tutup Budiono.