Korban Ledakan Sumur Minyak Aceh Timur Meninggal Dunia Bertambah

Berdasarkan formulir laporan pasien meninggal yang diterima Antara, korban atas nama Junaidi ini meninggal di ruang ICU, sekitar pukul 08.30 WIB hari ini. 
Kebakaran sumur minyak terjadi di Gampong Benteng, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Jumat malam, 11 Maret 2022. Foto tangkapan layar facebook.

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – korban ledakan sumur minyak Aceh Timur meninggal dunia bertambah satu orang lagi

Korban ledakan sumur minyak Aceh Timur yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh atas nama Junaidi dilaporkan meninggal dunia, Selasa. 

Direktur Pelayanan RSUDZA Banda Aceh Endang Mutiawati di Banda Aceh, Selasa membenarkan bahwa korban bertambah satu lagi bernama Junaidi menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit milik daerah itu.

Berdasarkan formulir laporan pasien meninggal yang diterima Antara, korban atas nama Junaidi ini meninggal di ruang ICU, sekitar pukul 08.30 WIB hari ini. 

Junaidi merupakan penduduk Desa Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Kemarin, ia dirujuk ke RSUDZA bersama Boy Risman (31) warga Peudawa, Aceh Timur yang juga mengalami luka bakar. 

Humas RSUDZA Banda Aceh Rahmadi juga membenarkan hal tersebut, namun ia juga belum dapat menjelaskan lebih rinci apakah jenazah segera dipulangkan. 

“Iya benar, saya sedang tunggu update informasinya,” kata Rahmadi.

Seperti diketahui, dua dari tiga korban ledakan sumur minyak di Aceh Timur dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh karena mengalami luka bakar yang sangat serius, satu orang meninggal dalam perjalanan (Safrizal). 

Berdasarkan keterangan medis, korban mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan kanan-kiri, dada, punggung, betis kanan-kiri, paha serta juga terkena di bagian perut.

Sebelumnya, salah satu sumur minyak di wilayah Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menimbulkan kebakaran hebat sekitar pukul 23.10 WIB, Jumat (11/3). 

Sumur minyak yang meledak tersebut selama ini dikelola masyarakat secara tradisional. Meski demikian sumur itu juga berada di wilayah kerja PT Pertamina EP.

Faka-fakta Ledakan Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur

Sumur minyak tradisional yang berada di Desa Mata Ie, Kecamatan Rantau Peureulak, Aceh Timur, terbakar. Sumur berada di permukiman penduduk itu terbakar, kemudian meledak.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Jumat (11/3) pukul 22.00 WIB. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi mengatakan api bisa dipadamkan sekitar pukul 02.045 WIB.

“Semalam kami dapat laporan kebakaran itu jam 22.00 WIB. Api dapat dipadamkan sekitar jam 02.45 WIB,” kata Ashadi saat dimintai konfirmasi via detikcom, Sabtu (12/3/2022).

Dia mengatakan terdapat banyak sumur minyak tradisional di wilayah Rantau Peureulak. Warga melakukan penggalian di sejumlah titik. “Yang terbakar satu sumur,” jelasnya.